Cisco PHK 1300 Karyawan

Produsen peralatan jaringan komputer terbesar Cisco System Inc berencana melakukan PHK terhadap 1300 pegawai. Sekitar 2% dari angkatan kerja di Cisco mau tak mau jadi korban krisis utang Eropa dan lambannya situasi ekonomi perusahaan yang berdampak langsung pada penjualan.

"PHK merupakan bagian dari proses merampingkan perusahaan sekaligus mengamati situasi ekonomi di beberapa negara," kata San Jose dalam pernyataan yang dilansir melalui email oleh Bloomberg.

Saham Cisco tahun ini turun 11%. CEO Cisco, John Chambers harus bekerja ekstra keras untuk membalikkan situasi ini. Menurut Erik Suppiger, analis di JMP Securities LLC, tindakan PHK ini tidak akan serta merta membuat perbedaan yang dramatis di tubuh Cisco. "Setidaknya sampai pertumbuhan top-line mereka mulai membaik dan me-reverse tekanan gross-margin. Rasanya mereka akan lebh agresif dalam efisiensi operasional," jelas Suppiger pada Bloomberg.

Keputusan Chambers ini merupakan kelanjutan dari keputusannya tahun lalu untuk menghentikan 6.500 karyawan atau 9% tenaga full-time. Hal tersebut dilakukannya untuk menyelamatkan annual costs US$ 1 miliar dan mendongkrak pertumbuhan laba.

Cisco juga menutup unit kamera video Flip, memangkas struktur manajemen yang memperlambat proses pembuatan keputusan. Keputusan tersebut dibuat Chambers untuk mengurangi harga agar mampu bersaing dengan Juniper Networks Inc. dan Hewlett-Packard Co.

Tanggal 15 Agustus nanti Cisco berencana melaporkan hasil kuartal keempatnya. Mei lalu Cisco memperkirakan laba sebelum cost sekitar US$ 44 sen sampai US$ 46 sen per lembar saham. Pendapatannya diproyeksikan meningkat 2% sampai 5% dibanding tahun sebelumnya menjadi US$ 11,4 miliar hingga US$ 11,8 miliar. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)