Dafam Group Resmikan Hotel Ke – 12 di Bandung

Group Dafam Hotel kembali meresmikan satu hotel di Bandung, yakni Dafam Rio. Diresmikan tanggal 21 Juli 2014, hotel tersebut merupakan hotel ke – 12 dari seluruh hotel yang dioperasikan Group Dafam, dan menjadi hotel ke – 4 yang ada di kota berjuluk Paris van Java, setelah sebelumnya didirikan Hotel Vio Cimanuk, Hotel Vio Pasteur, dan Hotel Vio Suropati.

rio5

Hotel Dafam Rio ini terdiri dari 4 lantai dengan sentuhan elegan minimalis yang berdiri di lokasi yang strategis, tepatnya di Jl. RE Martadinata No 160 Bandung atau yang lebih dikenal dengan Jl. Riau. Hotel ini dilengkapi dengan 30 kamar superior, 6 kamar deluxe, dan 3 kamar executive, serta fasilitas “free wifi internet connection”, LED TV 32 & 42 inch, Coffee & Tea Makers, censored keycard, hot & cold water standing shower, IDD Call, TV Cable 58 Channel, 24 hour room service. Yang menjadi pembeda di antara hotel Dafam lainnya adalah, hotel Dafam Rio memiliki akses langsung ke Riau Stock Mall, salah satu factory outlet terkenal di jalan Riau.

Penetapan pembangunan hotel di jalan Riau ini telah melalui pertimbangan yang matang, yakni tingkat keramaian, aksesibilitas, serta potensi persaingan. Seperti yang diungkapkan oleh Andhy Irawan, Manager Director Dafam Hotel.

“Pembangunan hotel ini berada pada prime time karena karena bertepatan dengan bulan Ramadhan serta prime location karena berada di kawasan strategis yaitu kawasan sentra factory outlet dan pusat kuliner di Bandung. Selain itu jarak dari bandara ke lokasi pun cukup ditempuh dengan 20 menit," jelasnya.

Adapun mengenai bentuk korporasinya, Andhy memaparkan lebih lanjut bahwa hotel ini merupakan bentuk kolaborasi antara Dafam dengan Rio hotel. “Pemiliknya Hariono, namun untuk manajemen di bawah Dafam Group,” tegasnya.

Sementara itu bagi Hariono, owner Rio hotel, yang mempercayakan pengolahan lahannya ke pada Dafam Group, mengaku antusias dengan diluncurkannya hotel Dafam Rio ini. “Saya bukan expertise di bidang perhotelan. Oleh karena itu saya percayakan operasional pada Dafam Group”, papar Hariono.

Alasan Hariono memilih mempercayakan operasional ke Dafam Group karena berbekal portofolio yang telah sukses menghidupkan total 11 hotel yang tersebar di Pulau Jawa. Selain itu track record profesionalitas, serta sentuhan manajemen perhotelan juga menambah trust untuk menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Dafam Group," jelasnya.

Sementara itu, untuk target operasional setelahnya, Dafam Group tergolong berani membidik okupansi rate yang cukup tinggi. Seperti hotel Dafam Lainnya, Andhy menargtekan tingkat okupansi Dafam Rio berada di atas 80%. "Untuk merealisasikannya, pihak manajemen membuka “opening rate” sebesar Rp388 ribu,” ujarnya.

Seiring dengan diresmikannya hotel ke – 12, Dafam Group melanjutkannya dengan melakukan progam Sahur on The Road di beberapa titik kota Bandung. Program ini termasuk bagian dari program Coorporate Social Responsibility (CSR), yang rutin dijalankan Dafam Group selepas membangun setiap satu hotel.

"Ini sudah seperti rutinitas biasa dari manajemen karena ini bagian kesuksesan kami," jelas Andhy, yang juga memimpin langsung acara Sahur on The Road.

Andhy juga bangga dengan sinergi yang ditunjukkan seluruh manajemen Dafam Group, dimana setiap kali ada peresmian hotel baru yang tergabung ke dalam manajemen, maka seluruh manager hotel Dafam hadir di acara peresmian tersebut. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)