Dapat Suntikan Dana US$850 Ribu, Adskom Siapkan Teknologi Programmatic Advertising

Adskom, perusahaan advertising technology berbasis programmatic advertising, berkedudukan di Jakarta dan Singapura, baru saja memperoleh investasi tambahan sebesar 1.06 juta dollar Singapura (setara dengan US$ 850 ribu), dari beberapa investor terkemuka yaitu Digital Garage, East Ventures, Beenos Plaza dan Skystar Capital.

Didirikan pada April 2013, Adskom menjadi perusahaan pertama pembuat platform program advertising yang diperuntukan secara khusus bagi pasar Asia Tenggara. Adskom berencana untuk memperoleh pendanaan obligasi Seri A (Series A Funding) pada awal tahun 2015.

galau

Investasi yang diterima rencananya akan digunakan untuk mendanai pengembangan Data Management Platform (DMP) terbarunya serta mendukung program ekspansi perusahaan ke wilayah Asia Tenggara, dengan menjadikan Singapura, Indonesia, Thailand dan Malaysia sebagai negara prioritas.

Menurut laporan dari Magna Global, Asia akan mengalami pertumbuhan terpesat programmatic advertising di tahun 2014, dengan pertumbuhan sebesar 73% serta total pengeluaran sebanyak US$ 500 juta. Singapura dan Malaysia menjadi negara dengan pertumbuhan tertinggi. eMarketer juga memperkirakan bahwa para pengiklan di Asia-Pasifik akan membelanjakan US$152 miliar untuk semua saluran berbayar (paid media channels) di tahun ini, dengan digital advertising mengalami kenaikan sebesar US$ 40 miliar.

Menurut eMarketer, Indonesia diperkirakan akan mencatat perbelanjaan iklan digital sebesar US$ 420 juta di tahun 2014 dan US$ 720 juta di tahun 2015. Sedangkan dalam aspek pertumbuhan belanja iklan digital di Kawasan Asia Pasifik, Indonesia mencatat pertumbuhan sebesar 75% di tahun 2014, dan diperkirakan mencapai pertumbuhan sebesar 72% di tahun 2015.

“Dunia periklanan digital di Asia saat ini berada pada posisi yang menentukan, dengan para marketer beralih menggunakan Programmatic Advertising untuk membentuk strategi serta mengevaluasi kampanye mereka. Dengan investasi baru ini kami berharap dapat mengembangkan solusi teknologi Programmatic Advertising di Indonesia serta pasar lainnya di Kawasan Asia Tenggara, serta mengembangkan platform teknologi periklanan generasi selanjutnya yang berfokus pada Data-Driven Platform,” ujar Italo Gani, CEO dari Adskom (14/8).

Italo menambahkan, bahwa Adskom memiliki pangsa pasar solusi Progammatic Advertising terbesar di Indonesia dan bekerja sama dengan banyak publishers terkemuka baik di wilayah Indonesia maupun ASEAN. “Saat ini kami memiliki posisi yang tepat untuk mengambil kesempatan emas di tengah-tengah pertumbuhan pesat Programmatic Advertising di kawasan Asia Tenggara,” tegasnya.

Adskom menyediakan platform Programmatic Advertising guna membantu ad-buyers/pengiklan dalam meraih segmen yang dituju secara lebih efisien, serta membantu publishers memperoleh peningkatan pendapatan. Dengan karyawan mendekati 40 orang, Adskom, digawangi oleh Daniel Armanto, seorang pakar yang telah lama berkecimpung di dunia pengembangan produk IT di Indonesia, serta Italo Gani, pengusaha bisnis digital terkemuka di tanah air.

“Penetrasi pasar smartphone di Asia mengalami kenaikan yang signifikan, membuatnya menjadi salah satu kawasan terfavorit untuk berinvestasi. Bermitra dengan Adskom, menjadi bagian upaya kami dalam menangkap momentum emas ini. Kami percaya bahwa tim Adskom memiliki keahlian, produk teknologi periklanan yang mumpuni serta semua daya dukung yang diperlukan untuk menjadi pemimpin kategori programmatic advertising di kawasan Asia Tenggara,” ungkap Fumihiko Ishimaru, selaku COO, DG Incubation, jaringan investasi Digital Garage.

Pada kuartal kedua di tahun 2013, Adskom menerima pendanaan awal dari Rebright Partners, sebuah firma venture capital di Jepang. Sumber pendanaan ini memainkan peran penting bagi pengembangan produk Supply-Side Platform (SSP) kepunyaan Adskom, yang diprioritaskan guna membantu publishers dalam meraih tujuan mereka. Saat ini Adskom melalui SSP yang dimilikinya, menangani kurang lebih sebanyak 500 juta impression setiap bulannya dan diperkirakan akan menangani lebih dari 1 miliar impression setiap bulannya di awal 2015. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)