Ernst and Young Kembali Menobatkan 3 Wirausahawati Hebat Tahun ini

Too many man on business. Not enough woman. Demikianlah kira-kira situasi dunia usaha di Indonesia. Sekadar ilustrasi, dari 438 perusahaan terbuka di Bursa Efek Indonesia, hanya 19 yang dipimpin CEO perempuan. Betapa kecil komposisi perempuan pengusaha.

Tak heran, antusiasme begitu tinggi ketika ketiga pemenang Ernst and Young Indonesia Entrepreneurial Winning Women (EY EWW) 2013 akhirnya diumumkan. Dari 8 perempuan finalis yang telah lolos seleksi, hanya Arri Indriana, Melissa Sunjaya, dan Nina Moran yang keluar sebagai jawara dengan sebutan Class of Winners 2013.

Kedelapan finalis EY EWW 2013 sesaat sebelum nama pemenang diumumkan Kedelapan finalis EY EWW 2013 sesaat sebelum nama pemenang diumumkan

Tahun ini, latar belakang kontestan sangat bervariasi, dari berbagai area. Berbeda dari ajang tahun lalu yang didominasi bisnis-bisnis kreatif macam mode dan makanan ringan. “Luar biasa dari segi diversifikasi. Malah ada juga pertambangan, industri yang tidak biasa digeluti perempuan,” komentar Shinta Widjaja Kamdani, Managing Director Sintesa Group, yang menjadi salah satu juri kemarin (18/9).

Meski apresiasi untuk perkembangan perempuan yang berwirausaha kini sudah jauh meningkat, sebagian besar dari mereka belum didata karena terpencar di berbagai daerah Indonesia.

Bagaimanapun juga, tantangan besar masih menghadang para perempuan ini. Secara umum, mereka terhambat dalam akses pasar, akses modal, dan pendidikan. “Mereka perlu peningkatan kapasitas supaya bisa meningkatkan keterampilan dasar bisnis mereka. Akses pembiayaan juga sangat kurang. Perempuan yang ingin mengajukan pinjaman ke bank masih menemui masalah,” jelas Shinta lebih lanjut.

Maka, kompetisi kewirausahaan perempuan seperti EY EWW bermanfaat memberikan pendidikan dan pelatihan bisnis pada perempuan serta menghubungkan para perempuan pengusaha dengan investor.

Para pemenang, Arri Indriana, Melissa Sunjaya, dan Nina Moran, mengusung bisnis dalam bidang berbeda satu sama lain. Arri membawa perusahaannya, PT Jafa Indonesia, yang bergerak di bidang jasa transportasi dan distribusi BBM serta konstruksi SPBU. Melissa Sunjaya menawarkan koleksi tas dan perlengkapan rumah tangga dengan desain grafis buatan tangan. Adapun Nina Moran memajukan usaha penerbitan majalah remaja, Gogirl! Magazine. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)