GAIKINDO Siap Menggelar Pameran GIIAS 2016

GAIKINDO (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) secara resmi mengumumkan penyelenggaraan pameran otomotif berskala internasional GIIAS (GAIKINDO Indonesia Auto Show) 2016. Ajang pameran mobil tahunan milik GAIKINDO ini akan berlangsung mulai tanggal 11 hingga 21 Agustus 2016 bertempat di Indonesia Convention and Exhibition (ICE), Kawasan BSD City, Tangerang.

GAIKINDO

GIIAS 2016 merupakan pameran dari GAIKINDO yang ke-24 sejak tahun 1986. Ajang GIIAS yang kali kedua diadakan ini adalah satu-satunya pameran dari GAIKINDO yang telah mendapat akreditasi oleh OICA (Organisation Internationale des Constructeurs d'Automobiles), sebuah organisasi yang menaungi asosiasi/industri otomotif seluruh dunia.

Ketua Umum GAIKINDO, Sudirman MR, menyatakan, “Setelah sukses dengan GIIAS 2015, harapan kami GIIAS 2016 dapat menjadi benchmark perkembangan industri otomotif di Indonesia dan dapat mengukuhkan keberadaannya di panggung otomotif dunia. Tujuan kami, dengan komitmen dan penyelenggaraan yang berkesinambungan serta adanya dukungan dan akreditasi dari OICA, dalam kurun waktu 5 tahun mendatang, GIIAS akan menjadi salah satu yang terbaik diantara pameran otomotif berskala internasional di dunia yang tercantum di kalender pameran otomotif OICA”, lanjutnya.

Keuntungan dari akreditasi OICA bagi GIIAS adalah perhatian dunia yang tertuju pada penyelenggaraan GIIAS akan dapat membuka kesempatan bagi industri otomotif Indonesia memperlihatkan pencapaiannya dan juga menunjukkan besarnya potensi pasar otomotif Indonesia.

Tahun 2016 ini, GIIAS akan menambah luas area pamerannya sebesar 5.000 m2 menjadi 96.577 m2 , dan sebanyak 34 merek kendaraan dari agen pemegang merek yang terdiri atas 27 merek kendaraan penumpang dan 7 merek kendaraan komersial yang sudah menyatakan kesiapannya untuk mendukung pameran otomotif bertaraf internasional ini.

Ketua penyelenggara GIIAS 2016, Johnny Darmawan, menuturkan, “GIIAS merupakan pameran otomotif yang menjadi pilihan utama para Agen Pemegang Merek (APM) untuk memamerkan baik produk maupun teknologi terbaru yang dimiliki oleh merek. Semua inovasi yang disuguhkan pada pelaksanaan Pameran tahun ini bertujuan agar GIIAS menjadi setara dengan pameran otomotif berskala dunia lainnya”, tutur Johny.

Andy Wismarsyah, Presiden Direktur Seven Events, organizer yang ditunjuk oleh GAIKINDO untuk mengorganisir perhelatan akbar ini menjelaskan bahwa GIIAS 2016 tetap akan mengedepankan berbagai kemudahan bagi pengunjungnya. Pengunjung akan dapat langsung menikmati kenyamanan dari fasilitas serta ragam acara yang ditawarkan. “Fasilitas yang diperlukan untuk mendukung keberlangsungan GIIAS 2016 ini sudah kami pelajari, evaluasi dan kami tingkatkan kualitasnya dari penyelenggaran GIIAS sebelumnya (2015). Sistem parkir yang lebih nyaman, akses yang lebih mudah dijangkau dengan menggunakan transportasi umum yang dirancang terintegrasi dengan pelaksanaan GIIAS, serta unit shuttle bus yang lebih banyak serta lebih baik dari sebelumnya akan hadir di pusat perbelanjaan di Jakarta dan sekitarnya,” ujar Andy.

Sementara menurut I Gusti Putu Suryawirawan, Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kementerian Perindustrian, industri otomotif penting bagi industri nasional karena menyumbang PDB lebih dari 20 persen. “Kami berharap melalui GIASS 2016 ini, industri otomotif Indonesia semakin berkembang terutama pada industri komponen otomotif yang perlu ditingkatkan. Kementerian Perindustrian sangat mendukung dan akan memberi kontribusi dalam berbagai bentuk dukungan seperti salah satunya mengadakan forum diskusi,” kata Suryawirawan.

GIIAS 2016 diperkirakan memberi kontribusi terhadap 22 ribu pekerja yang terlibat langsung pada saat pameran sehingga dinilai akan memberikan dampak yang signifikan serta positif terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. GIIAS juga akan memberi kontribusi secara tidak langsung bagi industri sekitar tempat pameran seperti hotel, restoran, katering, dan transportasi.

Adapun pada GIIAS 2015, total transaksi mencapai Rp 5,7 triliun dengan total 19.380 unit yang terjual, serta memberi kontribusi pada industri otomotif sebesar Rp 6,3 triliun. Sementara menurut Johnny, penyelenggara GIASS 2016 tidak menargetkan secara spesifik berapa target transaksi tahun ini karena itu adalah fokus dari masing-masing pemilik merek.

Sebagai tambahan, penjualan wholesale industri otomotif Tanah Air dari pabrik ke distributor pada tahun 2015 mencapai 1.013.000 unit atau turun 16,1 persen dibandingkan tahun 2014. Untuk tahun ini diperkirakan akan sebanyak 1.050.000 unit. Sementara anggota GAIKINDO  tahun 2015 memproduksi sebanyak 1.098.000 unit atau turun sekitar 15,4 persen dibandingkan 2014. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)