Inti Agri Akuisisi Saham Perusahaan Sawit

PT Inti Agri Resources (IIKP) mencapai kata sepakat dengan PT Bukit Berlian Plantations (PT BBP) untuk mengambil alih 98,96% saham PT Agro Artha Surya (AAS). PT AAS adalah pemegang izin pengelolaan kebun sawit seluas 19.951 ha yang berlokasi di Wonosari, Paguyaman, Gorontalo Provinsi Sulawesi Utara.

Direktur Utama Inti Agri Resources Susanti Hidayat menginformasikan bahwa perusahaan telah menandatangi nota kesepahaman pada tanggal 17 Desember 2015. Adapun Nilai pembelian saham adalah sebesar 50 ribu juta USD. "Sumber pendanaan perseroan untuk akuisisi AAS dari pinjaman bank atau lembaga keuangan dan atau penambahan modal baru di perseroan sesuai dengan peraturan yang berlaku di pasar modal," kata Susanti dalam keterbukaannya kepada BEI, Senin (21/12).

Aksi korporasi ini ditaksir akan memberikan tambahan pendapatan perseroan sebesar Rp215 miliar (atau naik 943% dibandingkan posisi keuangan perseroan berdasarkan laporan keuangan audit per 31 Desember 2014). Kontribusi operasional ini, kata dia, bersumber dari operasi kebun dan pabrik kelapa sawit yang dimiliki oleh AAS saat ini. "Perseroan merencanakan terus ekspansi melalui rencana akuisisi sekitar 30 ribu hektare lahan baru dalam 5 tahun," tambahnya.

 (Foto: iST) (Foto: iST)

PT Inti Agri Resources Tbk melaporkan penurunan kerugian pada Semester I 2015 yaitu dari Rp7,30 miliar atau Rp(2,20) per saham pada Semester I 2014 menjadi Rp7,23 miliar atau Rp(2,15) per saham pada Semester I 2015. IIKP pada semester I 2015 ini masih membukukan kerugian, hal tersebut ditimbulkan oleh penurunan penjualan Perseroan pada Semester I 2015 yaitu sebesar14,14% menjadi Rp9,05 miliar dari Rp10,54 miliar pada periode yang sama tahun 2014.

Beban Pokok Penjualan menurun sedikit dari Rp14,91 miliar menjadi Rp14,05 miliar, dan Beban usaha menurun dari Rp4,25 miliar menjadi Rp4,16 miliar. Aset IIKP pada Semester I 2015 mencapai Rp341,83 miliar, turun dari Rp350,91 miliar pada tahun 2014, dan utang Perseroan menurun dari Rp15,57 miliar pada tahun 2014 menjadi Rp13,72 miliar pada Semester I 2015. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)