Kobexindo Tractor Segera Lepas 30% Saham ke Publik

PT Kobexindo Tractors melihat prospek industri alat berat ke depan masih cerah. Hal ini seiring membaiknya sektor pertambangan, perkebunan dan infrastruktur. Melihat peluang tersebut, perusahaan distribusi alat berat itu akan segera melakukan penawaran umum saham perdana (Initial public offering/IPO).

"Itu memang rencana kami untuk IPO, namun belum bisa kami umumkan kapan tanggal mainnya, berapa saham yang akan kami lepas dan berapa nilainya," kata Presiden Direktur Kobexindo Tractor, Humas Soputro saat acara Media Gathering Kobexindo di Pacific Place, Jakarta, Kamis (19/4).

Kobexindo rencananya akan melepaskan saham perdananya kepada publik maksimal sebesar 30% dari total modal disetor dan ditempatkan penuh. Pelaksanaan mini ekspos sudah dilakukan 3 April lalu.

Menjelang dilakukannya IPO, perseroan merencakan sejumlah strategi guna mencapai pertumbuhan yang lebih baik. Saat ini kepemilikan saham Kobeksindo Tractors mayoritas dimiliki oleh PT KobexindoInvestama sebesar 99 dan PT Infraforce Equipment 1%.

Dalam tiga tahun terakhir (2009 – 2011), Kobexindo mencatat rata-rata pertumbuhan pendapatan bersih 67% per tahun. Pada 2009, perseroan meraih pendapatan bersih sebesar Rp 469,2 miliar. Angka pendapatan bersih ini terus meningkat menjadi Rp 741,7 miliar di 2010, dan Rp 1,3 triliun di 2011. Terus tumbuhnya pendapatan tersebut didorong penjualan alat berat yang signifikan dari Kobexindo.

Secara total industri, populasi alat berat saat ini sebanyak 23 ribu unit. Dari total industri itu market share Kobexindo sebesar 6 %.

Kobexindo merupakan perusahaan distribusi alat berat yang didirikan sejak 2002. Alat berat yang didistribusikan perseroan, mencakup kebutuhan industri pertambangan, infrastruktur, dan konstruksi gedung.

Permintaan tertinggi produk Kobexindo adalah Doosan Excavator dan NHL Rigid Dump Truck. Excavator market share-nya sekitar 39%. Saat ini Kobexindo memimpin pasar medium size untuk volume alat berat dengan beban 50 ton. Fokus perseroan saat ini adalah terus menggali pasar yang selama ini menjadi kekuatan, yaitu sektor pertambangan. Rata-rata volume daya angkut dari produk yang dipasarkan (NHL) mulai 30 ton hingga 150 ton. Ke depannya, Kobexindo akan mulai masuk ke pasar small dan big. (Lila Intana/EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)