Kolaborasi SMF-Bank Nagari dalam Pembiayaan Perumahan

Pertumbuhan populasi penduduk yang besar ditambah dengan daya beli yang terus melaju membuat produk perumahan terus diburu. Pembelian rumah secara kredit menjadi pasar yang tidak bisa disia-siakan oleh pemain di industri finansial, seperti PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) dan PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Barat (Bank Nagari). Hari ini, Jumat (27/9/2013), di Jakarta, keduanya resmi melakukan kerja sama refinancing KPR (kredit pemilikan rumah).

smf bank nagari

"Melalui kerja sama dengan Bank Nagari diharapkan akan membuka kesempatan bagi bank-bank daerah lainnya untuk bersinergi bersama SMF dalam meningkatkan pembiayaan perumahan bagi masyarakat di daerahnya masing-masing," ujar Raharjo Adisusanto, Direktur Utama SMF, seusai penandatanganan kerja sama yang dilakukan di Kantor SMF.

SMF mempunyai komitmen untuk mengembangkan pasar pembiayaan sekunder perumahan dalam rangka meningkatkan kapasitas dan kesinambungan pembiayaan perumahan sehingga terjangkau oleh masyarakat. Perseroan pun berupaya mewujudkan komitmennya tersebut, salah satunya melalui kerja sama dengan Bank Nagari. Kerja sama refinancing KPR ini menyepakati angka sebesar Rp 50 miliar untuk tahap awal dengan durasi waktu satu tahun.

Sebelumnya, SMF telah bekerja sama dalam hal refinancing dengan sejumlah bank daerah, seperti Bank DKI dan Bank NTB. Ini dilakukan SMF karena perusahaan melihat adanya potensi bank daerah untuk memberikan pembiayaan perumahan, khususnya kepada masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah. "BPD adalah salah satu fokus kami di tahun 2013 dan ke depan. Karena kami melihat banyak yang sudah menyalurkan KPR ataupun baru mulai, dan ini potensinya cukup besar ke depan," imbuhnya.

"Kami melihat ini titik awal yang baik dengan Bank Nagari sebesar Rp 50 miliar," lanjut Raharjo. Dia pun bilang, durasi waktu untuk saat ini memang satu tahun mengingat situasi ekonomi belum stabil. Jika kondisi perekonomian sudah baik, durasi waktu bisa lebih panjang.

Ia pun mengatakan, SMF menargetkan penyaluran pembiayaan pada tahun ini bisa mencapai Rp 2,5 triliun. "Kami optimistis bisa mencapai target Rp 2,5 triliun walaupun pasar di semester kedua sangat volatil," ucapnya.

Sementara itu, bagi Bank Nagari, kerja sama refinancing ini bisa mendorong peningkatan sumber dana bank dalam menyalurkan KPR. "Sumber dana lain tidak tertutup, seperti tabungan dan deposito. Tapi sekarang deposito-deposito dari deposan itu kan berjangka pendek juga, atau jarang yang berjangka panjang, karena mungkin pertimbangan kondisi dan sebagainya. Makanya salah satu pilihan kami, kerja sama dengan SMF ini, dalam rangka refinancing terhadap KPR-KPR yang kami biayai," Suryadi Asmi, Direktur Utama Bank Nagari menambahkan.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)