Kupon Obligasi Permata Bank 8,5 - 9,5%

PT Bank Permata Tbk. memberikan indikasi kupon obligasi antara 8,5% hingga 9,5% untuk emisi obligasi subordinasi tahap pertama senilai Rp 700 miliar. Obligasi yang akan diterbitkan itu merupakan Obligasi Subordinasi Berkelanjutan I Bank Permata Tahap I Tahun 2012 (“Obligasi Subordinasi”) yang merupakan bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan I Bank Permata dengan target dana Rp 2,5 Triliun yang diterbitkan dalam kurun waktu hingga dua tahun.

Dengan harga sebesar 100% dari jumlah pokoknya, Obligasi Subordinasi ini memberikan indikasi kupon antara 8,5% hingga 9,5%, di mana pembayaran kupon akan dilakukan setiap tiga bulan. Penetapan final atas besarnya kupon akan ditentukan setelah selesainya proses penawaran awal (book –building),” ungkap Herwidayatmo, Wakil Direktur Utama Bank Permata, pada acara paparan publik di Hotel Indonesia Kempinski.

Ditanya mengenai kemungkinan adanya kelebihan permintaan terhadap penawaran ini, Herwid melanjutkan, bahwa pihaknya membatasi penawaran umumnya sebesar Rp 700 miliar. “Perbankan merupakan regulated industry. Terutama untuk Obligasi Subordinasi, kami juga mempertimbangkan perizinan Bank Indonesia. Jadi, sementara ini kita batasi penawaran umumnya Rp 700 miliar,” imbuhnya.

Melalui keterangan persnya, Giridhar S. Varadachari, Direktur Keuangan Bank Permata, mengatakan bahwa penerbitan Obligasi Subordinasi akan lebih memperkuat struktur permodalan Permata Bank dan mendukung pertumbuhan bisnis, yang memungkinkan pihaknya untuk membangun posisi kompetitif di industri perbankan Indonesia. “Di sisi investor, Obligasi Subordinasi yang memiliki kupon tetap hingga jatuh tempo, diharapkan dapat memberi peluang investasi yang menguntungkan bagi investor,” lanjutnya.

Instrumen ini memperoleh pemeringkatan idAA-. Sementara itu, Bank Permata juga menerima peringkat idAA dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) di mana outlook untuk peringkat keduanya adalah stabil. Proses penawaran awal (book building) Obligasi Subordinasi direncanakan akan dimulai dari tanggal 22 Mei – 5 Juni 2012 diikuti dengan masa penawaran pada 14 – 18 Juni 2012, dilanjutkan dengan periode penjatahan pada tanggal 19 Juni 2012 dan pembayaran dari investor kepada penjamin emisi pada hari kerja berikutnya di tanggal 20 Juni 2012. Obligasi ini akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 22 Juni 2012.

Penjamin Pelaksana Emisi bagi penawaran Obligasi Subordinasi ini, yaitu PT. Standard Chartered Securities Indonesia, PT. Mandiri Sekuritas, PT. NISP Sekuritas, dan PT. OSK Nusadana Securities Indonesia. Sementara itu, yang bertindak sebagai wali amanat adalah PT Bank CIMB Niaga Tbk.

Pada kesempatan yang sama, Indrawati Darmawan, perwakilan dari PT. Standard Chartered Securities Indonesia selaku salah satu penjamin pelaksana emisi, terkait dengan momentum penerbitan obligasi ini ia menilai bahwa likuiditas di pasar Indonesia masih sangat besar. “Jika kami lihat gonjang ganjing pasar, sudah berlangsung sejak akhir tahun lalu hingga kini. Jadi kalau dipikir, kapan pasar akan stabil, tidak ada yang tahu. Tapi kalau melihat likuiditas di pasar Indonesia, masih sangat besar. Apalagi, obligasi yang diterbitkan di Indonesia juga sangat banyak. Dana rakyat juga masih terserap. Jadi kami melihat likuiditas masih cukup besar di Indonesia,” jelasnya optimistis.(Denoan Rinaldi/EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)