Layanan Transaksi Repo Bank Mandiri Kini Dapat Diakses 55 Bank

Bank Mandiri berupaya memperluas layanan repurchase (repo) dengan menggandeng 24 bank umum nasional. Dengan kerja sama ini, layanan transaksi repo atau reverse repo Bank Mandiri telah dapat diakses oleh 55 bank, termasuk 26 bank pembangunan daerah.

Mandiri UKMPenandatanganan perjanjian Mini Master Repurchase Agreement (MRA) dilakukan oleh Treasury, Financial Institutions and Special Asset Management Bank Mandiri Royke Tumilaar dan direksi bank peserta Mini MRA serta disaksikan Deputi Gubernur BI Hendar dan Direktur Utama Bank Mandiri Budi G Sadikin, di Plaza Mandiri Jakarta, pada Rabu (26/2/2014).

Budi mengatakan, layanan ini akan membantu industri perbankan nasional dalam memenuhi kebutuhan pendanaan, khususnya pendanaan jangka pendek, sehingga dapat melaksanakan fungsi intermediasi tanpa terganggu pemasalahan likuiditas. "Transaksi repo/reverse repo ini dapat menjadi salah satu sumber pendanaan dan alternatif penempatan dana di pasar uang antar bank sehingga mampu mendukung upaya pendalaman sektor keuangan Indonesia,” ungkap Budi.

Implementasi Mini MRA ini dilakukan dengan memanfaatkan penggunaan kontrak standar dalam transaksi repo/reverse repo antar bank. Hal itu dilakukan untuk mempermudah dan meminimalkan potensi resiko dari pelaksanaan transaksi repo/reverse repo antar bank. Sebagai informasi, sejak tahun 2013, volume transaksi repo/reverse repo Bank Mandiri tercatat sebesar Rp 26,5 triliun.

"Adanya alternatif pendanaan ini akan semakin meningkatkan kedalaman pasar uang antar bank di Tanah Air, sekaligus memberikan fleksibilitas yang lebih tinggi bagi perbankan dalam pengelolaan likuiditas. Pada akhirnya, hal ini akan memperkuat daya tahan perbankan nasional terhadap gejolak," ujar dia. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)