Moizland Development Luncurkan Proyek Perdana The Palm Regency

Pengembang lokal Moizland Development memanfaatkan dengan cerdik perkembangan infrastruktur sebuah kota dan kondisi pasar properti yang tengah lesu. Dikembangkan di atas lahan seluas 4.241 m2, Moizland Development meluncurkan proyek perdananya di kawasan KH Hasyim Ashari, Kota Tangerang, Banten. The Palm Regency terdiri dari dua menara apartemen dengan total 1.138 unit. Apartemen ini juga dilengkapi dengan dua lantai ruang retail mall seluas 4.000 m2.

Randy Widjaja, Chief Marketing Executive Moizland Development menjelaskan, pihaknya mengembangkan proyek saat pasar properti melemah. Pasalnya, saat normal pengembang baru dan pengembang kecil tak akan mampu bersaing “Saat pasar properti lesu, pengembang besar akan mengerem penjualan. Kami membangun sekarang, sehingga saat pasar sudah kembali membaik, proyek kami sudah eksis,” jelas Randy yang menargetkan penjualan 350 unit Palm Regency di tahun pertama.

Moizland

The Palm Regency menawarkan tiga tipe hunian: studio (23,5 m2), satu kamar tidur (42,5 m2), dan dua kamar tidur (60,75 m2) dengan harga Rp13 juta per meter persegi. “Harga mulai Rp300 jutaan hingga Rp891 juta per unit,” kata Randy. Selain itu Palm regency memiliki delapan fasilitas unggulan, seperti fiber optic di setiap unit, ultra high speed Wi-fi di area publik,panic buttom dan interkom di setiap unit, ladies parking, green building, feeder bus, lift access, dan international standard nursery.

Sementara Chief Executive Officer Moizland, Chandra Goetama, menjelaskan, dikembangkannya The Palm Regency, karena permintaan pasar demikian tinggi. Dengan patokan harga Rp 13 juta m2, sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan pasar yang disasar. Karena menurutnya, Moizland dalam menjalankan bisnisnya akan menyasar dan bermain di kelas menengah dan menengah atas. “Karena ceruk pasar ini paling besar. Mereka benar-benar membutuhkan hunian. Dan ini momentum yang tepat,” imbuh Chandra. Ia menjelaskan Moizland merupakan pengembang lokal yang didukung oleh investor asal China: MoizAsia. “Pada tahap pertama pembangunan Palm Regency, investasi yang dikeluarkan sebesar Rp300 miliar, dimana 50% dana diperoleh dari investor China,” tuturnya.

Dia menambahkan, Moizland saat ini memiliki tiga lokasi yang akan segera dikembangkan, yakni di Tangerang, Jakarta, dan Depok. Lahan di Jakarta kemungkinan akan dikembangkan menjadi perkantoran, sementara yang di Depok akan dijadikan apartemen.

Untuk mempermudah konsumen dalam memiliki unit di Palm Regency, Moizland memberikan fasilitas tunai bertahap (installment) tanpa uang muka dengan tenor 24 bulan dan 36 bulan. Rencananya penjualan perdana baru dilakukan pada pertengahan Desember mendatang. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)