Pelindo IV Bangun Mini Power Plant Berbasis Gas

PT Pelindo IV membangun mini power plant berbasis gas. Acara ground breakingnya dilakukan bersamaan dengan peluncuran direct call atau ekspor melalui pelayaran langsung Makassar-Hongkong dan Makassar-Dili, Sabtu pekan lalu, 5 Desember 2015.

Direktur Utama PT Pelindo IV Doso Agung menjelaskan power plant berbasis gas itu dimanfaatkan untuk operasional alat-alat yang digunakan di kawasan Pelabuhan Makassar, termasuk Pelabuhan Peti Kemas. “Gas yang digunakan untuk pembangikit listrik itu, antara lain sumber gas yang ada di sekitar Pelindo dan dari Pertamina," katanya.

Biaya pembangunannya mencapai Rp 30 miliar, yang bersumber dari kantong PT Pelindo IV. Proses pembangunannya dilakukan secara bertahap dan ditargetkan rampung dalam dua tahun. “Pada 2017 sudah bisa dimanfaatkan,” ujar Doso.

Kegiatan Bongkar Muat di Pelindo IV Kegiatan Bongkar Muat di Pelindo IV (sumber: www. inaport4.co.id)

Menurut Doso, dengan adanya mini power plant berbasis gas itu biaya operasional PT Pelindo IV bisa dihemat Rp 24 miliar per tahun. “Ini sekaligus mendukung program pemerintah pusat, yakni gerakan penghijauan atau go green,” ucapnya, sembari mengatakan pembangunan mini power plant di dalam kawasan pelabuhan merupakan yang pertama di Indonesia.

Guna mendukung program go green di areal pelabuhan, Doso meminta seluruh kendaraan yang beroperasi di pelabuhan  menggunakan bahan bakar gas. Selain lebih hemat dibandingkan bahan bakar solar atau bensin, daya tahan mesin kendaraan juga lebih lama. “Bahan bakar gas tidak meninggalkan polutan,” tutur Doso.

Doso menjelaskan, PT Pelindo IV menyediakan konverter dan storage gas untuk menyuplai bahan bakar gas bagi kendaraan yang beroperasi di pelabuhan. “Pengisian bahan bakar gas bisa dilakukan di kawasan pelabuhan," katanya.

General Manager Terminal Peti Kemas PT Pelindo IV Muhammad Basir mengatakan mini power plan itu hanya akan digunakan untuk mengoperasikan sejumlah peralatan di kawasan PT Pelindo IV, termasuk pelabuhan peti kemas.

Ihkwal kapasitas listrik yang dihasilkan, Basir tidak bisa menjelaskannya. Dia beralasan mini power plant itu merupakan proyek dari pemerintah pusat demi mewujudkan program penghijauan.

Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo mengapresiasi langkah PT Pelindo yang membangun mini power plant berbasis gas. “Mereka dapat menghemat pengeluaran untuk biaya bahan bakarnya dan bermanfaat bagi lingkungan.”

Tempo.co

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)