Tingkatkan Pemberdayaan SDM, Siemens Resmikan Training Center di Pabrik Cilegon

Josep Winter (kiri) bersama tamu undangan peresmian Pusat Pelatihan di Pabrik Siemens Cilegon Josep Winter (kiri) bersama tamu undangan peresmian Pusat Pelatihan di Pabrik Siemens Cilegon

Sebagai pusat kompetensi pembuatan komponen besar pembangkit listrik di seluruh dunia, pabrik Siemens di Cilegon meresmikan pembukaan Pusat Pelatihan Teknologi Pengelasan dan Uji Non Destruktif (Welding Technology and Non Destructive Test Training Center) pada momen perayaan ulang tahunnya yang ke-25 di kawasan industri Cilegon Banten Jawa Barat.

Acara dihadiri oleh Josep Winter, Presiden Direktur dan CEO PT Siemens Indonesia, Christof Cichon, GM Siemens Cilegon Factory, lalu Teddy C Sianturi, Direktur Industri Permesinan dan Alat Mesin Pertanian Kementerian Industri Republik Indonesia, serta Thorsten Hutter, Deputi Duta Besar Kedutaan Republik Federal Jerman.

Dalam sambutanya, Teddy yang mewakili Kementerian Industri Republik Indonesia menjelaskan, pemerintah sangat mengapresiasi kinerja Siemens selama kurun waktu 25 tahun, khususnya bidang energi dan sektor industri. Apalagi tahun 2013 lalu, Siemens Indonesia telah menyumbangkan peralatan pelatihan untuk laboratorium Kelistrikan dan Bengkel Mekanik pada Politeknik Krakatau di Cilegon, Banten.

“Hingga saat ini, pabrik Siemens di Cilegon juga terus bekerja sama dengan Politeknik Krakatau untuk memenuhi pesanan bagian komponen kecil turbin uap dan memfasilitasi program magang dan pelatihan para mahasiswanya,” ujar Josep Winter.

Josep menambahkan, dengan dibukanya training center di pabrik Siemens Cilegon ini, dapat membantu pemberdayaan manusia atau SDM. Siemens juga berkomitmen untuk terus tumbuh dan maju bersama Indonesia.

“Investasi kami dalam bisnis dan manufaktur di negeri ini akan memastikan adanya alih pengetahuan untuk mengembangkan dan menyebarkan berbagai terknologi inovatif. Efisien dan berkelanjutan, serta membantu Indonesia berkembang dan menjadi lebih kompetitif dalam persaingan dunia,” tambah Josep.

Saat ini, pabrik Siemens Cilegon sedang mengerjakan kondensator turbin uap untuk sebuah proyek berskala international di Arab Saudi. Sedangkan untuk pasar domestik, dirakit unit turbin uap berkapasitas 8,5 MW untuk proyek PLN di Timika. Siemens juga berkomitmen untuk mendukung program peningkatan daya listrik pemerintah Indonesia.

Lebih lanjut lagi, Teddy mengungkapkan ada empat aspek yang perlu diperhatikan dalam sebuah perusahaan atau industri agar tercipta sebuah management industri yang berkualitas. Pertama Technoware, humanware, infoware dan organware. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)