Perkuat Struktur Modal, Summarecon Agung Rights Issue 3,61 Miliar Saham

Kiri-Kanan : Herman Nagaria,Direktur, Adrianto P. Adhi, Presiden Direktur, ILidya Tjio, Direktur, Lexy A. Tumiwa , Komisaris, dan Soegianto Nagaria - Direktur disela-sela RUPSLB PT Summarecon Agung Tbk. di Jakarta (1/4).

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Summarecon Agung Tbk., menyetujui penambahan modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau “rights issue” dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 3.606.695.420 (tiga miliar enam ratus enam juta enam ratus sembilan puluh lima ribu empat ratus dua puluh) saham atau 25% (dua puluh lima persen) dari modal dengan nilai nominal sebesar Rp 100 per saham.

Menurut Adrianto P. Adhi, Presiden Direktur Summarecon, dana hasil rights issue ini akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan, pembayaran hutang serta modal kerja untuk mempercepat pengembangan usaha, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak perusahaan. “Diharapkan dengan aksi korporasi ini, kinerja dan daya saing perusahaan akan semakin meningkat, “ kata Adrianto.

Ia menambahkan bila tahun 2020, Summarecon berhasil membukukan marketing sales sebesar Rp 3,3 triliun. Proyeksi tahun 2021, Perseroan optimis akan lebih baik, terutama dengan adanya program vaksin Covid- 19 serta dukungan regulasi dari Pemerintah, seperti pelonggaran rasio LTV properti dan pencairan KPR inden hingga 100%, serta PPN (Pajak Pertambahan Nilai) untuk properti yang ditanggung Pemerintah.

Dengan demikian diharapkan kinerja Perseroan di masa mendatang akan semakin baik, seiring dengan berkembangnya skala usaha, melalui pengembangan produk-produknya yang inovatif dan berkualitas, sehingga akan meningkatkan nilai tambah ekonomi bagi seluruh stakeholder.

Sejalan dengan misi perusahaan, secara terus menerus melakukan pengembangan usaha guna memberikan nilai yang optimal bagi seluruh stakeholder. Summarecon saat ini telah melakukan pengembangan kota terpadu di beberapa kawasan, seperti Kelapa Gading, Serpong, Bekasi, Bandung, Karawang, Makassar, dan Bogor.

Untuk mendorong kegiatan usahanya, Summarecon didukung oleh beberapa unit, salah satunya unit bisnis pengembangan properti. Unit bisnis ini membangun berbagai proyek properti untuk dijual, seperti rumah, apartemen, kavling , dan bangunan komersial (ruko).

Selain itu, unit bisnis ivestasi dan manajemen properti. Disamping membangun berbagai proyek properti untuk dijual, Summarecon juga membangun beberapa proyek properti untuk dikelola dan disewakan, khususnya pusat perbelanjaan. Adanya pendapatan sewa dari pusat-pusat perbelanjaan dan properti lainnya ini memberikan pendapatan yang berkelanjutan bagi Summarecon.

Dan, unit bisnis rekreasi dan hospitality merupakan proyek-proyek properti yang bersifat fasilitas pelengkap yang penting sekaligus mendatangkan pendapatan bagi Summarecon, seperti Klub Kelapa Gading, The Springs Club, Summarecon Serpong,Harris Hotel Kelapa Gading, POP! Hotel Kelapa Gading, Harris Hotel Bekasi, Movenpick Resort & Spa, Jimbaran Bali, Rumah Sakit St. Carolus, Summarecon Serpong dan lain-lain.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)