PJA Kucurkan Rp 1 Triliun Bangun Ecopark

Tidak banyak bisnis taman hiburan (theme park) yang mengusung konsep hijau untuk area permainannya. Salah satu pemain lawas yang kian agresif mengembangkan tema tersebut adalah PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJA). Perusahaan yang telah berdiri selama 25 tahun itu, siap mengucurkan dana Rp 1 triliun untuk pembangunan wahana Ecopark.

Pada tahap awal, perusahaan telah menggelontorkan Rp 200 miliar. Saat ini pembangunan wahana hijau tersebut masih berjalan 20% dari agenda yang direncanakan. Pembangunan mega proyek ini melibatkan konsultan lanskap ternama, Edaw, dan ditargetkan akan rampung lima tahun mendatang. . “Dibangunnya wahana ini akan menambah nilai bisnis kami,” ujar Budi Karya Sumadi, Presiden Direktur PJA.

Inovasi green liestyle dalam Ecopark terdiri dari tiga konsep yakni Green, Blue dan Red Ancol. Konsep pertama direalisasikan dengan menggarap lahan seluas 35 hektar untuk dijadikan wahana bermain dan edukasi (edutaiment). PJA mengubah area yang sebelumnya difungsikan sebagai lapangan golf, kemudian disulap menjadi kawasan hijau yang dipenuhi 200 pohon setiap hektarnya.

Dari luas lahan yang digarap, 93% untuk area hijau, sisa 7% untuk mendirikan bangunan. Konsep hijau ditonjolkan dengan menanam pohon-pohon langka dan diramaikan berbagai macam fauna. PJA akan menambah densitas pohon hingga lima kali lipat dari kondisi eksisting sebanyak 2000 pohon menjadi 10.000 pohon.

Bisnis lapangan golf kami yang sudah berjalan selama 20 tahun selalu merugi Rp 5 miliar setiap tahun Maka dari itu, kami menyulapnya menjadi kawasan hijau, meskipun sebelum lapangan golf diubah, banyak pihak yang menentang keras,” Budi menjelaskan.

Untuk mencapai tujuan Blue Ancol, perusahaan membangun daerah kanal sebesar 20% dari area Ecopark dengan pola pengembangan relink, reform dan create. Pembangunan kanal tersebut selain akan meningkatkan kemampuan water management sebagai drainase untuk mengantisipasi air pasang, gelombang laut, dan curah hujan yang tinggi, juga sekaligus akan menjadi saluran transportasi air (water taxi) yang menghubungkan berbagai unit rekreasi di kawasan Ancol.

Pembangunan Ecopark bukan hanya sekedar menghijaukan lingkungan dan memberikan sarana edukasi, tetapi ada misi bisnis di dalamnya. Hal itu merupakan bagian dari konsep ketiga, Red Ancol. Hingga kini, perusahaan tengah membangun arena komersil seperti Show Fantastique, Green Mission Paintball, Eco-ride, dan Outbound. Show Fantastique merupakan sebuah pementasan dengan dukungan teknologi mutakhir seperti laser dan 3G. Green Mission Paintball adalah permainan paintball terbesar di Indonesia bahkan di Asia Tenggara.

Ancol Ecopark membidik banyak kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, baik perorangan sampai perusahaan. Kehadiran wahana ini diharapkan mampu menjadi magnet untuk mendongkrak kunjungan ke Dufan. “Ecopark itu seperti sebuah lobi. Sebelum orang masuk ke Dufan, mereka bisa menikmati pemandangan dan bermain di Ecopark. Setelah satu jam bermain di Ecopark, mereka bisa melanjutkan permainan di Dufan. Kami menargetkan 3 juta pengunjung akan mampir ke Ecopark setiap tahun” ungkap Budi optimistis. (Ario Fajar/EVA)

 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)