Proyek Pertama di Jakarta, Tolaram Tawarkan Hunian Mewah

Tolaram

Setelah berdiri lebih dari setengah abad, Tolaram Group, perusahaan global asal Malang yang telah lama merambah pasar global kini kembali melakukan ekspansi real estate melalui anak perusahaanya PT Arzu Utama Realty.

Tolaram Group berawal dari sebuah toko tekstil besutan seorang dokter asal India, Seth Tolaram. Tolaram Group berkembang secara global dimulai pada sekitar tahun 1970-an. Setelah itu, Tolaram menambah portfolio bisnisnya dengan merambah ke sektor energi, consumer goods, infrastruktur, distribusi, layanan finansial dan digital, tekstil hingga real estate.

Saat ini Tolaram berkantor pusat di Singapura dengan jumlah karyawan lebih dari 9500 orang yang tersebar melalui bisnisnya di berbagai negara Asia, Afrika dan Eropa.

Kini, tahun 2014, Tolaram mulai merambah wilayah Jakarta sebagai salah satu target kota yang memiliki potensi pertumbuhan ekonomi yang berkembang secara pesat.

Sony Aswani, Group Executive Director Tolaram Group mengungkapkan, “Indonesia memiliki potensi investasi yang menarik dan menjadi pasar ekonomi terbesar di Asia Tenggara. Tolaram Group merasa senang dapat menambahkan sektor real estate pada portofolio bisnis di Indonesia. Arzuria akan menjadi jawaban atas meningkatnya permintaan akan kondominium mewah di Jakarta”.

Arzuria akan didirikan di kawasan Tendean, Jakarta Selatan dengan luas lahan 6.800 meter persegi. Harga yang ditawarkan sekitar Rp40 juta hingga Rp 45 juta per meter persegi dengan tipe unit seluas 90 meter persegi hingga 145 meter persegi. Pembangunan kondominium ini akan dimulai pada Februari 2015 dan ditargetkan selesai pada tahun 2017.

Sementara itu, Tan Swee Siong, Head Real Estate Tolaram Group mengatakan, "Di setiap proyek, kami senantiasa berupaya keras untuk memberikan produk terbaik melalui passion dalam desain, perhatian yang detail dan visi masa depan. Dengan kombinasi lokal yang ideal, desain urban yang modern, tata ruang yang efektif dan fasilitas ekslusif, Arzuria berharap bisa menjadi standar baru di industri hunian modern di Indonesia". (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)