Resmi Melantai di Bursa, Prodia Peroleh Dana Rp1,22 Triliun

prodia-img_20161207_093303

PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) resmi melantai di Bursa Efek Indonesia. Harga saham perdana yang ditawarkan tercatat Rp 6.500 per saham dan telah melalui proses penawaran umum pada 30 November – 2 Desember 2016. Jumlah saham yang dilepas sebesar 187,5 juta saham atau setara 20% dari total saham perusahaan. Melalui IPO ini, Prodia berhasil memperoleh dana  Rp 1,22 triliun. Adapun komposisi investor yang sudah membeli saham Prodia, adalah 73% investor asing dan 27% investor lokal.

Direktur Utama Prodia,  Dewi Muliaty, menjelaskan,  untuk tahun 2017 perusahaan telah menetapkan beberapa langkah sesuai dengan proses IPO. Alokasi penggunaan dana IPO sekitar 67% akan dimanfaatkan untuk menambah jejaring outlet Prodia di Indonesia, baik di pasar yang sudah ada maupun pasar yang baru sebanyak 33 laboratorium klinik baru selama 4 tahun ke depan.

Kemudian 19% akan digunakan untuk pembelian peralatan teknologi diagnostik generasi terbaru, peralatan untuk pemerikasaan non laboratorium dan peralatan teknologi informasi. Sisanya sebesar 14% akan digunakan untuk memperkuat modal kerja.

“Dana ini akan diserap mulai tahun 2017 hingga 3-4 tahun ke depan, sehingga kami bisa mengembangkan 33 laboratorium tadi dan kami sudah punya target setiap tahunnya,” jelas Dewi. Sedangkan khusus untuk tahun 2017 akan dialokasikan belanja modal sebesar Rp 400 miliar.

Kinerja Prodia dalam 3 tahun terakhir meningkat rata-rata 10%. Menurut Dewi, hal ini dikarenakan adanya program BPJS Kesehatan dan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat untuk memeriksa kesehatan lebih dini. Ke depan, Dewi optmistis keinginan masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan akan sebaik baik. “Saat inilah kami akan ambil kesempatannya untuk bisa tumbuh lebih tinggi dari pada pertumbuhan dalam tiga tahun terakhir, lebih tinggi dari 10%,” ujarnya.

Hingga semester I 2016, Prodia membukukan pendapatan sebesar Rp648,6 miliar, meningkat 9,7% dari Rp591 miliar pada periode yang sama tahun 2015. Total aset Prodia mencapai sebesar Rp588 miliar per 30 Juni 2016, EBITDA Rp100 miliar dan EBITDA margin sebesar 15,5%.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)