Saham Magna Finance Listing di BEI, Harga Naik Menjadi Rp149/Saham

PT Magna Finance resmi melakukan listing atau pencatatan saham perdana di Bursa Efek Indonesia, Senin (7/7) dengan kode saham MGNA dan kode waran MGNA-W. Perusahaan yang bergerak di pendanaan mobil bekas tersebut tercatat sebagai emiten ke-14 di tahun 2014.

unnamed

Untuk initial public offering (IPO), Magna Finance menerbitkan sebanyak 700 miliar saham yang ditawarkan ke publik dengan harga penawaran terendah Rp105 per lembar saham sehingga total nilai emisi mencapai Rp73,5 miliar.

Sementara itu, jumlah waran yang ditawarkan perseroan adalah sebesar 100.000.000 Waran seri 1. Adapun selang beberapa menit setelah dibukanya bursa saham pada jam 9 pagi, harga saham naik menjadia Rp 149 per lembar saham.

"Kami akan menggunakan dana IPO untuk modal kerja, di mana perusahaan mengestimasikan sebesar Rp500 miliar untuk keperluan capital expenditure,” ujar Direktur Utama Magna Finance, Goenadi Hadiwidjaja. Ia juga menambahkan, untuk stabilisasi portofolio, besaran capex tahun ini masih berada di kisaran yang sama dengan tahun lalu.

Goenadi menambahkan, pihaknya tengah bekerja sama dengan 11 bank guna merealisasikan target pendanaan . “Dari bank kami akan serap sekitar Rp300 miliar,” tambahnya.

Rencananya dana tersebut akan ditujukan untuk pembiayaan jenis kendaraan niaga seperti pick up dan truck, dimana akan mendapatkan porsi sebesar 60%. Adapun untuk sisanya akan dialokasikan salah satunya untuk pembiayaan operasional.

Perseroan juga akan memfokuskan pembiayaan sekitar 15 – 20 % untuk keperluan belanja minibus, dimana kendaraan tersebut menempati jenis kendaraan produktif karena banyak digunakan untuk aktivitas operasional debitur. “Karena digunakan untuk keperluan produktif, maka resiko untuk gagal bayar menurun. Hal tersebut bisa dilihat dari Non Performing Financial Recievable (NPFR) pada tahun 2013 hanya sebesar 0.72%,” tandasnya.

Sementara itu, Direktur Penilaian Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Hoesen, menyambut hangat kedatangan Magna Finance, di mana ditandai dengan harapannya untuk semakin memajukan perekonomian Indonesia. Ia juga menekankan agar Magna Finance tetap menjaga tata kelola perusahaan yang baik. “Prinsip Good Coorporate Governance harus ditingkatkan, yakni meliputi cara kerja, aturan, cara pengambilan keputusan dan penerapannya kepada masyarakat luas.” (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)