Sinergi Mitsui – Danareksa Kuasai 19% Saham ASAFoods

PT ASA Foodenesia Abadi (ASAFoods) secara resmi mengumumkan kerja sama dengan Mitsui Global Investment (Mitsui), anak perusahaan Mitsui & Co. Ltd Jepang sebagai mitra strategis di bisnis makanan di Indonesia. Mitsui juga menggandeng PT Danareksa Capital sebagai co-investor. Kerja sama ini ditandai dengan investasi yang ditanamkan oleh Mitsui dalam bentuk kepemilikan saham sebesar 19% di Asafoods.

Proses untuk menjalin kerja sama ini telah dimulai sejak tahun 2011. Setelah melewati berbagai proses termasuk due diligence atas aspek operasional, legal dan keuangan maka Mitsui (korporasi  perdagangan, investasi dan layanan jasa) dan Danareksa (perusahaan ekuitas BUMN) memutuskan untuk menjadi mitra investasi strategis untuk mendukung perkembangan usaha AsaFoods dalam industri pembuatan roti dan makanan yang terintegrasi.

Presiden Direktur dan CEO ASAFoods, Andreas Sutanto , menjelaskan,  sinergi bisnis antara Asafoods dan Mitsui ini tidak hanya dalam bentuk investasi dana untuk pengembangan usaha Asafoods, tetapi juga dirancang untuk dapat memberikan nilai tambah bagi manajemen yang lebih moderen dan fokus, pengembangan produk serta peningkatan kualitas produk-produk yang dihasilkan oleh ASAFoods. “Investasi yang kami terima dari Mitsui dan Danareksa ini akan dimanfaatkan untuk membeli mesin-mesin sebagai peralatan pendukung produksi dan juga meningkatkan pasokan bagi klien,” ujar Andreas.

Dijelaskannya, sinergi  ASAfoods dengan mitra strategis ini, didorong oleh fakta semakin meningkatnya kelas menengah dan ekonomi yang relatif stabil di Indonesia yang mendorong  bertambahnya permintaan terhadap makanan seperti roti, sehingga Mitsui Global investment tertarik untuk berinvestasi dan memilih Asafoods sebagai mitra usahanya dengan pertimbangan bahwa manajemen ASAfoods telah berpengalaman lebih dari 17 tahun serta standar dan kualitas tinggi dan keamanan dari semua produk-produk yang dihasilkan oleh ASAfoods.

Menurut  Andreas, kerja sama strategis ini juga secara terus-menerus dan ekstensif akan berkontribusi pada perusahaan dalam hal teknologi roti dan makanan yang lebih modern, sehingga akan lebih efisien dan ASAFoods akan terus  mengembangkan jaringan distribusi yang semakin luas.

Saat ini pasar roti dan kue di Indonesia berdasarkan data APEBI (Asosiasi Pengusaha Bakery Indonesia) tahun 2011  mencapai Rp 27 triliun dan dengan pertumbuhan 15% maka pada  2012 telah mencapai Rp 31 triliun di mana sekitar 64% adalah kontribusi dari industri roti dan sisanya dari indutri kue.

ASAFoods tidak menerapkan target yang berlebihan untuk masuk di pasar industri roti. “Target kami adalah terus berekspansi dan selain memenuhi permintaan dalam negeri juga akan mulai ekspor ke luar negeri secara bertahap. Tahun ini kami proyeksikan revenue sebesar Rp 96 miliar dan kami berharap dalam 4 tahun telah bisa go public,” jelasnya lagi.

Selain target keuangan,  ASAFoods juga menargetkan secara konsisten memproduksi produk yang sehat dan berkualitas,  supply dan terus melakukan pengembangan produk untuk memenuhi kebutuhan konsumen.

ASAFoods  telah menerapkan ISO 22.000:2005 (food safety management systems) sebagai pengakuan atas standar yang tinggi dalam hal keamanan makanan dan telah menerima sertifikasi halal.  Penerapan ISO 22000:2005 ini menjadikan ASAFoods berbeda dengan banyak perusahaan produsen roti lainnya karena mulai dari bahan mentah telah melewati analisa dan memperoleh sertifikasi analisa termasuk pemeriksaan produk menggunakan metal detektor.  Melalui kerja sama dengan Mitsui, juga didatangkan beberapa ahli sebagai technical advisor dari Jepang, untuk membantu pengembangan dan pengelolaan produk.

ASAFoods saat ini memiliki pabrik di Kawasan Sentul Industrial Estate dengan lebih dari 100 orang pegawai yang menghasilkan berbagai jenis produk antara lain roti beku, roti segar, makanan beku serta berbagai aneka kue yang didistribusikan oleh PT Belanja Makanan Indonesia lewat jaringan outlet Pane Del Giorno  yang tersebar di kawasan perumahan dan perkantoran yang juga melayani penjualan roti sistem berlangganan serta dipasarkan melalui jaringan penjualan di toko swalayan dan jaringan café yang sejauh ini telah mencakup Jabodetabek, Semarang, Yogyakarta dan Surabaya.

“Saat ini komposisi produksi kami adalah french pastry 30%, artisan 30%, healthy bread 30%, food dan groceries 10%”, kami juga telah memiliki beberapa teknologi pendukung untuk memastikan kesehatan dan keamanan produk kami seperti fasilitas frozen dough technology, freshly baked untuk toast bread dan brioche serta menerapkan produk-produk tanpa pengawet sehingga produk-produk yang dihasilkan akan lebih sehat”, kata Andreas. (EVA)

 

 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)