Sinergi Telkom-PNRI Kembangkan Perpustakaan Digital

Langkah PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk untuk mempermudah masyarakat memperoleh jurnal ilmiah melalui perpusatakaan patut dicontoh. Perusahaan telekomunikasi terbesar ini membantu pengembangan perpustakaan digital milik Perpusatakaan Nasional Republik Indonesia (PNRI). Tujuannya dua ; aksesbilitas dan dorong minat baca.

image
Belum lama ini, Telkom  melakukan penandatangan kerja sama dengan PNRI.  Perusahaan yang bermarkas di Bandung itu mendukung PNRI untuk mempermudah masyarakat mengakses jurnal ilmiah berkualitas dan mengeksplorasi berbagai kemungkinan kerjasama dalam rangka menumbuhkan minat masyarakat dalam menggunakan fasilitas perpustakaan di seluruh Indonesia
Peran dan kondisi perpustakaan kini jauh berbeda. Sebagai gudang ilmu, popularitasnya seolah telah kehilangan massa. Generasi muda lebih suka mencari informasi instan di dunia maya ketimbang membaca referensi terpercaya. Akibatnya, minat baca pun semakin turun. Kondisi itu mendorong perusahaan plat merah tersebut untuk  tergerak menawarkan solusi melalui teknologinya.
Sumber-sumber kepustakaan tidak hanya buku-buku, majalah dan artikel/paper saja, namun video dan suara (musik) juga menjadi sumber-sumber dari kepustakaan yang harus dikelola PNRI agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
Sri Sularsih, Kepala PNRI, mengatakan, Perpustakaan Nasional terus meningkatkan pelayanannya kepada masyarakat khususnya kalangan akademis dan baru saja mengembangkan layanan penyediaan  jurnal illmiah dari berbagai provider internasional. Jurnal tersebut diberikan kepada masyarakat secara gratis agar dapat menjembatani kalangan akademis dalam mengakses kemajuan pengetahuan terkini. Portal penyedia jurnal yang disediakan oleh PNRI ini adalah e-resources.pnri.go.id.  "PNRI menyambut baik dukungan Telkom untuk mengembangkan perpustakaan dalam bentuk digital agar masyarakat semakin mudah mengakses sumber-sumber kepustakaan yang diperlukan dari mana saja dan kapan saja," ujar Sri.
PNRI, imbuh Sri,  merupakan lembaga negara yang diamanahkan oleh Undang-Undang untuk mengelola berbagai sumber pustaka dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa melalui Undang-undang No. 47 Tahun 2007. Perpustakaan Nasional didukung oleh Perpustakaan di level Provinsi dan Kota/Kabupaten membentuk suatu jaringan perpustakaan agar lebih mudah dijangkau oleh masyarakat luas.
Sementara itu, Indra Utoyo, Direktur Innovation & Strategic Portfolio Telkom, menjelaskan, pihaknya telah mengembangkan platform jurnal bagi kalangan perguruan tinggi untuk mempublikasikan segala penelitian dari masing-masing kampus ke level global dan menyediakan discovery jurnal dari berbagai disiplin ilmu untuk dipergunakan kalangan kampus. Nama merek (brand name)  dari platform tersebut adalah Q-Journal, dengan portal www.qjournal.co.id.
Menurutnya, dengan adanya kesamaan tujuan antara Telkom dan PNRI yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa, maka Telkom selaku penyedia platform Q-Journal, sangat tertarik untuk bekerjasama dengan Perpustakaan Nasional. "Untuk menumbuhkan minat komunitas kampus dalam mengeksplorasi berbagai sumber pengetahuan khususnya dari jurnal ilmiah internasional dan upaya pengembangan perpustakaan kearah digital library," ungkapnya.
Achmad Sugiarto, EGM Telkom Divisi Solution Convergence, menambahkan, penandatanganan MOU ini merupakan bukti nyata dari implementasi program 1000 Jurnal Anak Bangsa dan QJournal Paper Awards yang dicanangkan Telkom pada awal tahun ini.  Selain itu, menjadi bagian dalam program Telkom Smart Campus Award 2014 (EVA).
 ***

 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)