SML Investasi Rp2,4 Miliar untuk Membangun Pusat Riset di FT UI

SML Technologies yang bergerak di bidang industri ICT meendukung pengembangan budaya riset di lingkungan kampus dengan membangun Joint Inovation Research Center di Departemen Teknik Elektro, Fakultas Teknik Universitas Indonesia. Deputy CEO SML Technologies, Shiftyanto Nugroho, mengatakan pihaknya memang ingin mendorong pembangunan pendidikan tinggi berbasis riset, “Kami melihat saat ini industri mulai kurang konsen-nya untuk mengembangkan udaya riset itu sendiri. Kalau kami lihat sekarang, cita-cita bangsa ini kan ingin mandiri, kalau mau mandiri kita tidak bisa seterusnya bergantung dengan produk-produk dari luar, kita harus bisa menghasilkan sendiri teknologinya,” jelas Shifyanto. Untuk tahap awal investasinya Rp2,5 miliar. Kerja sama ini berlangsung selama 5 tahun.

IMG20150706170112

Dalam kerja sama ini, SML Technologies berkontribusi menyediakan sarana penunjang yang diperlukan untuk melakukan penelitian yang dimaksud, beserta dengan staff yang ditugaskan khusus untuk bekerja secara penuh dilingkungan DTE-FEUI dan menyediakan pembiayaan operasional yang diperlukan untuk melakukan penelitian yang dimaksud.

Adapun DTE-FEUI menyediakan fasilitas ruangan bagi SML Technologies untuk menunjang subyek penelitian dengan menyediakan dosen-dosen yang berpengalaman dan ahli di bidangnya, memberikan solusi dari segi teoritis akademis untuk menunjang subyek penelitian dengan menyediakan dosen-dosen yang berpengalaman dan ahli dibidangnya, serta membuka akses bagi mahasiswa untuk berpartisipasi dan berkontribusi dalam program ini.

Ir. Gunawan Wibisono, MS.c, Ph, D, Ketua Departemen Teknik Elektro UI mengatakan, upaya yang dilakukan PT SML Technologies sangat baik dalam mendorong budaya riset di Indonesia serta dalam menyikapi sengitnya persaingan di era Masyarakat Ekonomi ASEAN. Menurutnya, kampus dan industri mesti bersinergi agar tidak terjadi gap kebutuhan dan keinginan pasar. “Diharapkan lebih banyak lagi perusahaan lain yang melakukan hal serupa,” katanya.

Benny Ranti, Ketua Komite ICT KADIN Pusat yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menambahkan, upaya yang dilakukan SML Technologies sangat baik dan perlu dilakukan banyak perusahaan lain di Indonesia. Pasalnya, selama ini Indonesia tidak memiliki fokus dalam membangun teknologi.

“Jika dibanding negara-negara lain, misalnya Tiongkok yang fokus di industri hardware ataupun India yang fokus di industri software, Indonesia ini tidak jelas mau fokusnya di mana,?” paparnya.

Sementara itu, dalam kegiatan peresmian joint innovation research center juga dilakukan pemberian penghargaan kepada instansi dan perorangan yang selama ini berkontribusi kepada Fakultas Teknik UI. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)