Sun Life Financial Berfokus 4 Pilar Utama Bisnis

Dean A. Connor, President and Chief Executive Officer Sun Life Financial dalam kunjungannya di Jakarta menegaskan empat pilar utama bisnis Sun Life Financial: (1) terus membangun posisi kepemimpinan Sun Life di Kanada dalam bidang asuransi, wealth management, employee benefits; (2) menjadi pemimpin untuk bisnis asuransi grup dan voluntary benefits di Amerika Serikat; (3) mendukung pertumbuhan MFS Investment Management dan memperluas bisnis manajemen aset Sun Life lainnya di seluruh dunia; (4) memperkuat kompetisi Sun Life Financial di Asia.

Menangkap peluang menguatnya pertumbuhan ekonomi Asia yang didukung oleh peningkatan komposisi penduduk kelas menengah di Asia, Sun Life Financial mencatat pertumbuhan yang kuat pada 2011. Sun Life Financial Asia berhasil membukukan pendapatan sebesar CDN$ 144 juta dibandingkan dengan tahun sebelumnya yaitu sebesar CDN$ 92 juta.

Di Indonesia, melalui dua anak perusahaannya yaitu PT Sun Life Financial Indonesia (Sun Life Financial Indonesia) dan PT CIMB Sun Life (CIMB Sun Life), perusahaan asuransi asal Kanada ini mampu tampil menonjol dibandingkan dengan kompetitor-kompetitornya dengan mengandalkan pendekatan dinamis kepada saluran distribusi dan penjualan yang luas yang didukung oleh pendekatan kolaboratif melalui kerja sama dengan beberapa lembaga keuangan.

Di 2011, Sun Life Financial Indonesia mencatat total pendapatan premi sebesar Rp 867,8 miliar dari Rp 779 miliar di 2010 atau bertumbuh sebesar 11% year-on-year (YoY). Sementara, CIMB Sun Life membukukan pertumbuhan total pendapatan premi sebesar 225% atau mencapai Rp 943 miliar dari sebelumnya Rp 290 miliar di 2010. Secara total, pertumbuhan Sun Life Financial di Indonesia pada 2011 adalah sebesar 69% YoY.

Sun Life Financial di Indonesia mengembangkan pendekatan kerja sama yang sangat fleksibel dengan rekan-rekan kami. Misalnya, untuk CIMB Sun Life kami mengembangkan pasar dengan mengedepankan model ‘holistik’ bancassurance dimana kami menawarkan lima saluran distribusi kepada nasabah CIMB Niaga meliputi telemarketing, penjualan di cabang, tele-direct, credit link dan gabungan dengan produk perbankan,” jelas Bert Paterson, Country Manager Sun Life Financial di Indonesia.

Untuk lebih mendekatkan diri dengan nasabah dan mengikuti dinamika konsumen yang semakin berkembang, Sun Life Financial Indonesia juga masuk ke area digital dengan meluncurkan Sun Advisor, aplikasi asuransi pertama di Indonesia yang ditujukan untuk memberikan kemudahan kepada agen untuk dapat lebih memahami kebutuhan nasabah dengan pendekatan yang profesional, membantu meningkatkan produktivitas tenaga pemasar, dan efisiensi dengan berfokus pada kebutuhan nasabah yang spesifik dan menarik agen baru.

Pada 2012, Sun Life Financial Indonesia akan mengembangkan beberapa strategi bisnis antara lain meningkatkan jumlah agen penjual, memperluas jangkauan dan sekaligus meningkatkan produktivitas serta memperkuat kinerja strategis dengan lima mitra bancassurance disamping terus mencari mitra bank yang baru dan group afiliasi. Selain itu, Sun Life Financial Indonesia juga akan terus mengembangkan bisnis syariah yang hingga saat ini telah berkontribusi hingga 10% dari total bisnis.

Peluang pasar asuransi di Indonesia masih terbuka sangat lebar, mengingat baru 10% penduduknya yang memiliki produk asuransi jiwa. Untuk merangkul pasar lebih luas, di sepanjang 2011, Sun Life Financial Indonesia membuka tujuh cabang baru di beberapa kota di Indonesia. Eskpansi ini merupakan bagian dari komitmen Sun Life Financial Indonesia untuk terus memberikan solusi layanan asuransi yang mudah dan sekaligus sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia,” kata Bert.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)