SamWon Group Akan Buka 20 Gerai Baru

Prospek bisnis kuliner asal Korea di Indonesia masih cerah. Albert Sentosa mewujudkan mimpinya membangun bisnis tersebut lewat bendera SamWon Group di tahun 2010. Adapun lini bisnisnya, yakni SamWon House dengan konsep restoran yang menawarkan menu-menu barbeque yang kini menempati lahan seluas 200 m2 di Jakarta dan Surabaya. Kemudian, SamWon Express, yakni gerai fastfood SamWon jumlahnya paling banyak, yakni dua di Puri Indah dan Plaza Indonesia. Lainnya adalah franchise SamWon Express yang kini menyebar di Central Park, Mal Kelapa Gading, Citraland, WTC Jambi, Summarecon Mal Serpong, dan yang sedang dalam tahap renovasi dan akan hadir tahun ini di Medan dan Lampung.

Terakhir, ada K-Drink SamWon yang menawarkan minuman bubble segar yang berlokasi di Tangerang City. Untuk yang tidak sabar menikmati kesegarannya bisa mengunjungi lima outlet-nya yang tersebar di Central Park, Plaza Indonesia, Puri Indah Mall, Mal Kelapa Gading, dan Mal Ciputra. “Target kami, setiap tahun ada tambahan gerai yang signifikan. Pada pertengahan tahun ini, sudah disiapkan lokasi di Grand Indonesia. Total, ada rencana penambahan 20 gerai baru di seluruh Indonesia,” katanya.

Albert Sentosa, Owner SamWon Group Albert Sentosa, Owner SamWon Group

Albert mengajak mitra investor yang serius dan tertarik ikut terjun ke dalam usaha waralaba kuliner dan K-Drink SamWon, masakan Korea yang halal, dengan investasi mulai dari Rp500 juta. Untuk membuka gerai K-Drink, investasinya hanya Rp359 juta. “Itu sudah termasuk operasional dari kami, mulai dari menu, resep, dan staf. Namun, untuk administrasi menjadi tanggung jawab mitra pewaralaba,” ujarnya.

Pihak mitra pewaralaba akan mendapat keuntungan menarik. Dari nilai investasi akan Break Even Point (BEP/balik modal) antara 6-12 bulan, tergantung lokasi outlet, kunjungan pembeli, dan daya beli masyarakat. Untuk menarik minat para investor, Albert mengaku banyak berpromosi di media, menyebar brosur, termasuk mengikuti beberapa pameran usaha waralaba di Jakarta, dan kota-kota besar lainnya di Indonesia. “Harapannya, Samwon menjadi restoran Korea terbesar di Tanah Air, sekaligus mengubah stigma negatif masakan korea yang mahal harganya, tidak halal, dan tidak cocok dengan selera masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Bisnis kuliner asal Korea ini adalah bisnis kedua Albert. Usai menimba ilmu di Australia, ia membuka usaha sendiri. Ia tertarik membuka usaha waralaba aksesoris mobil saat menghadiri pameran waralaba di Jakarta Convention Center. Dengan investasi sebesar Rp300-400 juta, ia memulai bisnis jok kulit mobilnya. Namun, bisnisnya tak berjalan sesuai rencana. Selama enam bulan berkecimpung di bisnis tersebut, modalnya tak kunjung balik. Hingga, akhirnya ia memutuskan banting setir dan membuka usaha masakan Korea lewat bendera SamWon Group.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)