Tiga Sektor Industri yang Kurang Dijamah Wanita

Peran wanita dalam dunia bisnis terus mengalami kemajuan signifikan. Namun ada beberapa sektor industri yang kurang dijamah oleh kaum ini. Sebut aja manufaktur, agrobisnis dan pertambangan. Apa penyebabnya?

Petty Siti Fatimah, Pemimpin Redaksi Femina Group mengatakan, minimnya minat wanita terhadap ketiga sektor tersebut lebih disebabkan karena kurangnya kesempatan yang diberikan dari pengusaha dan sistem yang dibuat. Ketiga industri ini memang dikenal kental dengan pekerjaan pria ketimbang wanita. “Jika ada kesempatan dan penyetaraan, wanita bisa menguasai sektor-sektor ini,” jelas Petty.

Meski begitu, peran wanita diketiga sektor ini perlahan mengalami kemajuan yang positif. Menurutnya, saat ini sudah banyak wanita yang menduduki posisi strategis diperusahaan tambang dan agrobisnis. “Yang dibutuhkan adalah edukasi dari expertis sehingga wanita-wanita yang menggeluti industri ini semakin mumpuni dan diperhitungkan,” Petty menambahkan.

Setali tiga uang dengan Petty, Neneng Goenadi, Executive Director Accenture Indonesia mengungkapkan, kemampuan wanita Indonesia sudah merata disegala sektor industri. Mayoritas bisnis yang digeluti adalah industri kreatif, food&bevarage, jasa dan perbankan. “Kapabilitas wanita disektor yang dulunya banyak dipegang pria, perlahan semakin diperhitungkan,” katanya.

Mengutip pernyataan dari Mari Elka Pengestu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dalam acara Dialog Outloook Ekonomi Indonesia 2012 (12/211) di mana ia menganjurkan bahwa seluruh wanita Indonesia harus dapat memajukan indusri usaha, khususnya industri kreatif agar perekonomian di Indonesia bisa lebih maju dan berkembang lebih baik dari sebelumnya. (Ario Fajar/EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)