Topotels Siap Ekspansi ke Myanmar

Memasuki era masyarakat ekonomi ASEAN, Topotels Hotel & Resorts tidak mau tinggal diam. Rencananya Topotels akan melakukan ekspansi ke Myanmar. Baru-baru ini perusahaan menandatangani MOU dengan Top Hospitality Management Company. Top Hospitality akan menjadi rekan bisnis Topotels di Myanmar. “Proyek pengelolaan hotel di Myanmar dimulai pada April 2016. Ini adalah negara ke tiga yang dimasuki oleh Topotels Hotels & Resorts setelah Malaysia danThailand,” ujar Co-Founder & CEO Topotels Hotels & Resorts, Yonto Wongso.

Ekspansi ini menurut dia, adalah bagian dari cita-cita Topotels untuk menjadi ‘hotel network’ karya anak bangsa yang bisa mengembangkan sayap nya kenegara-negara tetangga. Di Myanmar rencananya akan ada 2 hotel yang akan dikelola oleh Topotels Hotels & Resorts. “Kami sudah mulai menempatkan General Managaer dari Indonesia di Malaysia, dan akan seperti itu juga di Myanmar,” ujarnya.Lebih lanjut ia mengatakan optimis atas tingkat okupansi di Myanmar. Musababnya perseroan meyakini ke depan pariwisata di Myanmar akan lebih maju lantaran mulai membuka diri kembali dari turis.

Yonto Wongso, CEO Topotels

Ojahan Oppusunggu, Co-Founder & Chief Technical Officer Topotels Hotels & Resorts, menambahkan, untuk memasuki pasar ASEAN, infrastruktur informatika dan akuntabilitas dalam pengelolaan hotel sangat penting. Maka itu Topotels dalam hal iniakan ber-partner dengan Realta ICT One Solution danPT. Tristar. “Mereka telah menjadi pilihan utama ratusan hotel di Indonesia,” ujarnya.

Topotels sendiri saat ini mengelola sebanyak 15 hotel di mana tiga di antaranya akan di buka 2016. Portofolio Topotels dimulai dari hotel ‘budget’ (kelas menengah) hingga bintang lima yang tersebar di di Jakarta, Bekasi, Bandung, Bali, Lombok, Medan, Malaka dan lain-lain.

Untuk sekadar diketahui, perekonomian Myanmar memang sedang dalam tren membaik. Wakil Presiden Bank Dunia untuk Asia Timur dan Pasifik Axel van Trotsenburg sebelumnya mengucapkan Myanmar sebagai salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di Asia Timur. Ia mengatakan, antara tahun 2011 dan 2014, ekonomi Myanmar berhasil tumbuh dengan kecepatan rata-rata 7 persen per tahun. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)