Transaksi Multilateral BKDI Naik 1.498%

Transaksi multilateral Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (BKDI) pada kuartal pertama tahun 2012 meningkat signifikan 1.498% dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2011. Bahkan, dibandingkan dengan total volume transaksi sepanjang tahun 2011 sebesar 872.825 lot, periode ini sudah mencapai 34,83 %, yakni sebesar 304.071 lot.

Peningkatan volume transaksi kuartal pertama 212 didorong antara lain dengan adanya tambahan kontrak berjangka komoditi seperti OLEINTR pada 09 Desember 2011, dan perdagangan fisik komoditi timah (INATIN) pada 02 Februari 2012. Selain itu, masyarakat investor makin bergairah menggandakan transaksinya berkat edukasi dan sosialisasi perdagangan berjangka komoditi yang semakin aktif dilakukan BKDI.

Kontrak berjangka komoditi CPOTR, GOLDUD, GOLDID, OLEINTR dan PALN sepanjang empat bulan pertama tahun 2012 mengalami peningkatan lebih dari 1 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2011.

Namun, tidak halnya dengan kontrak berjangka GOLDGR yang mengalami penurunan transaksi sekitar 30,21%. Hal itu antara lain dipengaruhi pergerakan harga di pasar global dan lesunya faktor-faktor fundamental komoditi emas. Meski terjadi penurunan volume transaksi GOLDGR, PT Identrust Security International (ISI) sebagai lembaga kliring pada pada 27 Januari 2012 melakukan penyerahan fisik emas sebanyak 2 lot dengan nilai Rp 250, 65 juta atau setara dengan 500 gram emas. Serah fisik emas tersebut dilaksanakan di PT Antam (Persero).

Selain kontrak berjangka komoditi emas, ISI juga melaksanakan penyerahan fisik komoditi OLEIN pada bulan Maret 2012 sebanyak 66 lot atau sebesar 660 ton. Serah fisik Olein itu dilakasanakan dalam dua tahap yakni pada 12 Maret 2012 sebanyak 44 lot dan pada 15 Maret 2012 sebanyak 22 lot.

Menurut Dirut BKDI, Megain Widjaja, peningkatan volume transaksi BKDI tersebut seiring dengan semakin pentingnya peran bursa berjangka bagi pelaku usaha dalam melakukan lindung nilai. Di samping itu, bursa berjangka menjadi salah satu sarana investasi yang aman bagi masyarakat.

Dengan meningkatnya volume transaksi Kuartal Pertama 2012, kami semakin yakin dan termotivasi mengembangkan industri ini. Semula kami menargetkan total volume transaksi BKDI sebesar 1 juta lot. Tetapi dengan pencapaian kuartal pertama ini, kami optimis volume transaksi BKDI pada 2012 lebih dari 1 juta lot,” jelas Megain.

Perdagangan fisik komoditi timah yang diselenggarakan BKDI dengan kode perdagangan INATIN, pada bulan Februari 2012 juga dilakukan serah fisik sebesar 35 ton. Serah fisik timah tersebut terjadi dua periode yakni pada tanggal 1 Februari 2012 sebesar 2 lot atau 10 ton dengan harga US$ 24,500. Selanjutnya, pada 8 Februari 2012 sebanyak 5 lot setara 25 ton dengan posisi harga US$ 24.600. Serah fisik komoditi timah tersebut dilaksanakan di gudang eksportir Mentok, Bangka.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)