Vespa Tandai Perjalanan 65 Tahun di Indonesia Lewat 3Valves

Selama ini merek Vespa telah mengidentifikasikan diri sebagai skuter yang erat dengan gaya hidup, kebebasan, keindahan dan kualitas. Menandai 65 tahun perjalanannya di negeri ini, merek tersebut merilis mesin terbarunya, state-of-the-art baru Vespa: 3 valves.

Teknologi 3 Valves dirancang dan dikembangkan di Pontedera, sebuah pabrik kecil yang juga dijadikan pusat riset dan pengembangan Vespa di wilayah Tuscany, Italia, negara asal skuter terlaris di dunia ini.

“Vespa terus membawa warisannya yang telah dibangun oleh merek ini bersama dengan para pecinta Vespa, namun Vespa juga merangkul modernitas yang sesuai dengan aspirasi generasi muda saat ini,” kata Pratiwi Halim, Direktur Pemasaran PT Piaggio Indonesia selaku Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) skuter Vespa.

Teknologi Mesin 3Valves ini lebih hemat bahan bakar dan ramah lingkungan. Penghematan bahan bakar sekitar 30% lebih baik bila dibandingkan dengan mesin generasi sebelumnya. Vespa mengklaim tingkat keekonomisan bahan bakarnya terbaik di segmen matik. Tingkat penggunaan bahan bakar pada mesin 3V ini mencapai kurang lebih 45km/l pada kondisi lalu lintas kota.

Free wheel electric starter baru, lebih efisien dan tidak berisik, dipadu dengan mesin yang kaya akan fitur-fitur teknologi. Ditambah dengan dry centrifugal clutch otomatis yang telah dikalibrasi dengan tujuan untuk memaksimalkan kinerja dan penghematan bahan bakar pada kecepatan rendah. Teknologi 3Valves juga memberikan keuntungan yaitu berat mesin yang lebih ringan dari pendahulunya 2Valves.

Mesin baru ini memungkinkan pengguna untuk mengurangi biaya operasional tidak hanya dalam hal konsumsi bahan bakar tapi juga dalam biaya perawatan karena selang waktu servis saat ini sudah diperpanjang menjadi 5000 km, berbeda dengan generasi sebelumnya yang hanya 3000 km. Periode penggantian oli juga sekarang sudah diperpanjang menjadi 10,000km, dimana generasi sebelumnya hanya 6000km.

Untuk pasar Indonesia, teknologi mesin terbaru ini akan disematkan pada varian Vespa LX 150ie 3V yang tersedia dengan 5 pilihan warna: Marrone Onix (coklat), Celeste Procida (biru), Rosso Dragon (merah), Giallo Lime (kuning) dan Bianco (putih). Vespa LX 150ie 3V ini dilepas dengan harga Rp 26,5 juta (OTR Jakarta)

Selain itu, tersedia juga varian Vespa S 150ie 3V yang mewakili “Vespino” yang sporty. Varian ini mulai dilepas  pada bulan April dengan 5 pilihan warna: Arancio Linosa (orange), Azzurro Levanzo (biru matte), Grigio Titanio (abu-abu matte), Rosso Dragon (merah) dan Bianco (putih). Harga Vespa S 150ie 3V ini Rp 28,25 juta (OTR Jakarta).

Vespa banyak terlihat di jalan-jalan Indonesia sejak tahun 1960-an dan telah menjadi simbol ikonik bagi masyarakat Indonesia. Dedikasi para pecinta Vespa ditunjukkan oleh terbentuknya berbagai komunitas Vespa secara organik.

Dengan jumlah lebih dari 40 ribu pecinta Vespa, komunitas Vespa di Indonesia menjadi komunitas terbesar kedua di dunia setelah Italia.

“Kami bangga melihat Vespa berkembang tidak hanya sebagai sebuah produk, tapi sebagai sebuah simbol, sebuah manifesto bagi para pecintanya. Definisi Anda terhadap Vespa menentukan siapa diri Anda. Menentukan karakter dan kepribadian Anda,” ujar  Marco Noto La Diega, Managing Director PT Piaggio Indonesia.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)