Viar Targetkan Penjualan Motor 130 Ribu Unit

PT Triangle Motorindo selaku prinsipal Viar Motor Indonesia, menargetkan penjualan tahun ini naik 85% dari tahun lalu atau mencapai 130.000 unit. Perusahaan tersebut juga mematok target pangsa pasar (market share ) secara regional yaitu 3-5% untuk regional Jawa dan 7-10% untuk regional Luar Jawa.

Akhmad Zafitra Dalie, General Manager Marketing Viar, menjelaskan selama satu dasawarsa sejarah penjualan Viar sudah mencapai di atas 500.000 unit, bahkan untuk 5 tahun ke depan pihaknya mematok target di atas 1.600.000 unit. “Per Maret ini penjualan kami sudah mencapai di atas 15% dari target tahun ini. Ini adalah sinyal yang positif untuk bisnis kami, “ katanya.

Perusahaan yang berdiri sejak tahun 2000 ini juga akan memasang target tinggi untuk lima tahun ke depan yakni lebih dari 520.000 unit setiap tahun. Optimisme tersebut didorong oleh kesiapan pabrik yang terus di bangun di areal 20 hektar di kawasan Industri Otomotif modern dan terpadu Bukit Semarang Baru, dengan kapasitas produksi 76.000 unit per bulan atau 912.000 unit setahun.

Agar mencapai target, Viar akan lebih fokus pada tiga hal. Pertama, pengembangan kualitas layanan terhadap konsumen, baik kualitas produk dan varian maupun kualitas pelayanan sampai ke purna jual. Pembangunan After Sales Service termasuk pembentukan Service Center, Viar Peduli 1000 Bengkel, juga memproduksi dan mengembangkan produk dari Roda 2 dan Roda 3 bahkan menuju Roda 3 yang saat ini terus dikembangkan. Kedua, membangun pabrik yang terintegrasi, serta terus membangun brand value secara menyeluruh dan berkesinambungan.

Kesiapan dealer sebagai titik-titik service dan sparepart pun sudah diawali sejak 10 tahun lalu yang saat ini sudah mencapai lebih 500 kota di Indonesia (Jawa +200 Dealers, Sumatera +150 Dealers, Sulawesi + 100 dealer dan Kalimantan +50 Dealers.

Tahun 2011 penjualan Viar mencapai 70.030 unit. Motor bebek masih mendominasi angka penjualan dengan total pasar mencapai 46,1% atau sebanyak 32.284 unit, tipe roda 3 mencapai 43,3% atau 30.323 dan tipe sport memberikan kontribusi 4,9% atau 3.431 unit, disusul tipe Trail dan Matik.

Terbukti dari hasil-hasil produksi kami selalu mengikuti kebutuhan-kebutuhan masyarakat Indonesia dari produk Reguler (Bebek), produk Usaha (Roda 3) sampai dengan produk perkotaan (Sport & Matik) kami menganut konsep yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia yaitu ekonomis dan berkualitas. Produksi kandungan lokal pun terus kami kembangkan dengan membentuk atau membangun jaringan industri kecil menengah (IKM) di Jawa Tengah khususnya di Semarang sebagai pusat pabrikan kami,” jelasnya. (Ario Fajar/EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)