Beri Beasiswa, MM PMBS Tantang Sarjana Bangun Proyek Wirausaha Sosial

Banyak cara yang dilakukan sebuah organisasi untuk menyalurkan aktivitas corporate social responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial perusahaan.  Tengok saja aksi dari MM Prasetiya Mulya Business School (MM PMBS) yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa lulusan sarjana untuk bisa melanjutkan kejenjang yang lebih tinggi.  Melalui kompetisi proyek wirausaha sosial, kegiatan yang bernama "BizCamp Challenge" ini diharapkan mampu mencetak wirausaha muda yang peduli lingkungan sekitar.

Ada yang berbeda dari perhelatan Bizcamp Challenge yang ke empat kali ini. Selain lebih banyak menjaring peminat, tema yang ditetapkan juga kian menantang yakni membuat Proyek Wirausaha Sosial (PWS) yang inovatif dan applicable. Sebanyak 13 mahasiswa lulusan S1 dari 11 perguruan tinggi di Pulau Jawa berkumpul di Prasetiya Mulya Business School (PMBS) Kampus Cilandak untuk memperebutkan beasiswa penuh Magister Management (MM) Prasetiya Mulya.  Karantina  mulai berlangsung selama 6 hari hingga Sabtu kemarin, 14 Juni 2014.

image

Selain beasiswa penuh, mereka juga mendapat tunjangan hidup dan tunjangan buku selama kuliah di MM PMBS.  Peserta  juga diminta untuk menjalankan Proyek Sosial di  masing-masing daerah asal. “Ini adalah kompetisi beasiswa S2 dari Prasmul sebagai bentuk CSR untuk lulusan sarjana yang baru yang berprestasi dan dari keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi seperti buruh, petani, dan nelayan,” ujar Iwan H. Kahfi, Direktur Customer Relations Prasmul.

Iwan menjelaskan, selama masa karantina Biz Campers, sebutan finalis Bizcamp Challenge, mendapatkan pembekalan mentoring dan coaching sosiopreneurship dari faculty member dan praktisi, yaitu Budiman, Goris Mustaqim, Anselmus Hendra.

Salah satu peserta kegiatan ini, Adi Lingson, lulusan S1 Universitas Indonesia jurusan Teknik Perkapalan, misalnya, mencoba membuka bisnis di bidang kapal yang tujuan utamanya membantu nelayan di Bintan. Ia melihat begitu banyak permasalahan yang terjadi pada nelayan, antara lain tidak memiliki kapal sendiri, harga kapal yang mahal sehingga sulit membangun kapal, sedangkan industri kapal tidak tertarik untuk membantu. PWS tersebut yang membawa Adi menjadi Salah satu dari ke-4 The Winner Bizcamp Challenge 2014.

Berbeda dengan Adi, Yuvita Eftiana,  lulusan ITS Surabaya jurusan teknik kimia, berangkat dari keluarga yang sangat sederhana di Magetan, Jawa Timur. Fita, sapaan akrab Yufita, mengusung proyek wirausaha sosial snack ikan ala Pantai Kenjeran Surabaya” bernama Proken. Ikan yang dijadikan sebagai bahan adalah Ikan Lorjuk, Ikan Terung, Ikan, Teripang, Ikan Kakap, dan Ikan Kupang. Ia  ingin agar para ibu, pengangguran, dan para nelayan di sekitar kenjeran turut membantu dalam proses produksi sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kenjeran.

Sekadar informasi, BizzChamp Challenge merupakan kompetisi tahunan untuk mahasiswa S1 tingkat akhir atau fresh graduate dari berbagai jurusan yang memperebutkan beasiswa MM PMBS. BizCamp Challenge merupakan bagian dari program CSR MM PMBS untuk turut berpartisipasi dalam kemajuan pendidikan generasi muda yang unggul dan berprestasi namun kurang mampu secara financial seperti anak petani penggarap, nelayan, atau peternak, dan tidak terbatas hanya sampai profesi itu saja. Komitmen yang tinggi ini diwujudkan oleh PMBS melalui BizCamp Challenge. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)