BNC Targetkan Raup Rp2,5 Triliun dari Right Issue

PT Bank Neo Commerce, Tbk. (BNC) menargetkan perolehan dana modal tambahan sebanyak Rp2,5 triliun. Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) V atau right issue yang dilayangkan perusahaan sudah mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pekanl lalu.

Pada right issue yang akan dilakukannya nanti, BNC akan mengeluarkan sebanyak-banyaknya 1.927.162.193 lembar saham baru yang akan dicatatkan ke Bursa Efek Indonesia atau sebesar 25,71% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan saat ini, dengan nilai nominal Rp100,- setiap saham dan harga pelaksanaan Rp1.300,- per saham sehingga seluruhnya berjumlah sebanyak- banyaknya Rp2.505.310.850.900.

“Melalui right issue ini, BNC akan mendapatkan suntikan senilai Rp2,5 triliun yang menyebabkan modal inti BNC meningkat menjadi lebih dari Rp3 triliun, melebihi ketentuan yang ditetapkan OJK,” kata Direktur Utama Bank Neo Commerce, Tjandra Gunawan. Langkah tersebut, menurut Tjandra merupakan bentuk keseriusan perusahaan untuk mempercepat akselerasi trasformasi BNC di Indonesia.

Tjandra menambahkan bahwa modal yang terkumpul akan diprioritaskan untuk investasi pada teknologi informasi, kinerja operasional BNC seperti rekrutmen karyawa, promosi, dan edukasi konsumen. Selain itu, dana yang terkumpul juga akan digunakan untuk pengembangan aplikasi Neobank milik BNC, misalnya lewat pengembangan fitur dan layanan perbankan, serta memperkuat rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM).

Editor: Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)