Diakuisisi Medco, 700 Pegawai ConocoPhillips Akan Mogok

Humas Serikat Pekerja ConocoPhillips Indonesia Hasbullah mengatakan setidaknya nasib 700 pegawai ConocoPhillips masih belum jelas pascarencana akuisisi yang dilakukan oleh PT Medco Energi Internasional Tbk. Oleh karena itu serikat pekerja berencana menggelar mogok kerja untuk menuntut kejelasan nasibnya. " Kami lagi mempersiapkan, termasuk izinnya," kata Hasbullah.

Pernyataan ini merespons rencana PT Medco Energi Internasional Tbk, emiten milik Arifin Panigoro, akan mengakuisisi kepemilikan saham ConocoPhillips sebesar 40 persen di blok bagi hasil minyak dan gas di Perairan Natuna. Setidaknya, tiga sumber menyebutkan rencana akuisisi itu. Akuisisi Medco terhadap kepemilikan saham conocoPhillips di blok lepas pantai barat laut Pulau Kalimantan itu bakal menjadi transaksi kedua terbesar pascaakuisisi Newmont.

medco-energi

Saat ini, Hasbullah telah mengajukan rencana mogok kerja itu kepada Suku Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Sudin Nakertrans) Jakarta Selatan, Kepolisian Resor Jakarta Selatan. Selain itu, rencana mogok kerja telah disampaikan ke Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas).

Dalam waktu tujuh hari ke depan, Hasbullah memastikan sudah mengiformasikan soal rencana mogok itu kepada instansi terkait. "Mudah-mudahan di antara satu hingga tujuh hari ke depan, dalam masa proses itu ada keinginan baik dari manajemen untuk negosiasi kembali," tuturnya.

Hasbullah menjelaskan, pembicaraan dengan pihak manajemen termasuk dan SKK Migas terkait tuntutan mereka ketika PT Medco Energi Internasional Tbk resmi jadi pemilik baru ConocoPhillips sebetulnya sudah terjadi. Namun, sampai saat ini tidak ada yang poin yang mereka minta untuk dimasukkan ke dalam perjanjian jual-beli dengan pembeli baru.

Sejumlah poin yang diminta oleh serikat pekerja di antaranya meminta agar dana pesangon masuk ke dalam Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) ke dalam bank pemerintah atau bank nasional. Kemudian, pegawai ConocoPhillips juga meminta riset dari nol masa kerjanya. Selain itu, mereka meminta agar tidak ada pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap pegawai lama. "Kami minta tidak ada PHK,” ucap Hasbullah.

Selain itu, kata Hasbullah, PKB atau perjanjian kerja bersama itu minimal sama, tidak ada perubahan kesejahteraan, kompensasi, benefit. “Kami khawatirnya dengan pembeli baru ini berubah.”

Tempo

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)