Haineken Ambil Alih Saham Kepemilikan Multi Bintang Indonesia

Haineken International BV akhirnya mengambil kepemilikan saham mayoritas PT Multi Bintang Indonesia Tbk. dari Asia Pacific Breweries Limited (APB).

Heineken BotolPresiden Direktur Multi Bintang, Michael Chin, menjelaskan, Haineken mengantongi 75,10% saham Multi Bintang. Menurutnya, pengambil alihan saham ini telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar hari ini dan merupakan bagian dari strategi perseroan untuk menambah daya bisnis perusahaan.

"Dengan masuknya Haineken, maka akan mempercepat sinergi bisnis kami untuk mengembangkan merek Haineken dan Bir Bintang," kata Michael Chin.

Harga per lembar saham PT Multi Bintang Indonesia adalah yang tertinggi diantara saham-saham emiten yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI), yakni Rp 1,2 juta per saham.

Untuk mengantongi 75,10% saham PT Multi Bintang Indonesia, Haineken harus membeli 15.823.570 saham dari APB. Artinya, kocek yang dikeluarkan Haineken untuk akuisisi ini sebesar Rp 18,99 triliun.

Sejak tahun lalu, Heineken menguasai 100% saham APB, dengan membeli saham APB milik Fraser & Neave (F&N) asal Singapura. Akuisisi ini menandai kembalinya Heineken sebagai pemegang saham langsung Multi Bintang.  Dulunya Heineken merupakan pemegang 75,94% saham Multi Bintang. Februari 2010, Heineken menjual 65,1% sahamnya kepada APB.

Sebagai informasi, Multi Bintang merupakan perusahaan multinasional yang memproduksi minuman beralkohol. Salah satu produk yang paling dikenal publik adalah Bir Bintang. Selain Bir Bintang, produk lainnya adalah Guiness. Bir Bintang menguasai lebih 60 persen dari bagian dari pasar bir.

Setiap tahunnya, pabrik yang bermarkas di Jakarta ini memiliki kapasitas produksi dari 300.000 menjadi 800.000 liter. Dengan total produksi 60 juta liter per tahun. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)