RUPSLB TBIG Setujui Stock Split dan Penerbitan Global Bond

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) menyetujui pemecahan nilai nominal saham atau stock split perseroan dengan rasio 1:5.

Dengan persetujuan stock split tersebut, akan mengubah nilai nominal saham perseroan dari Rp 100 per saham menjadi Rp 20 per saham. Jumlah saham beredar pun akan berubah dari 4.531.399.889 saham menjadi 22.656.999.445 saham.

Helmy Yusman Santoso, Direktur Keuangan TBIG, mengatakan, tujuan stock split ini untuk meningkatkan likuiditas saham TBIG dan membuka akses bagi investor ritel karena harga saham yang menjadi lebih murah.

“Kami berharap Iikuiditas perdagangan saham Perseroan di BEI akan meningkat dengan stock split ini. Peningkatan jumlah saham diharapkan dapat membuat saham kami Iebih mudah diakses oleh berbagai lapisan investor, yang mana akan meningkatkan distribusi kepemilikan saham perseroan,” ujarnya.

Untuk jadwal pemecahan nilai nominal saham, Helmy menyebut, akan diumumkan Iebih lanjut setelah Perseroan menerima persetujuan dari Bursa Efek Indonesia. "Di bulan November ini mudah-mudahan bisa selesai," lanjutnya.

Selain stock split, RUPSLB juga menyetujui rencana penerbitan surat utang berdenominasi mata uang asing (global bond) yang akan diterbitkan oleh Perseroan senilai US$ 650 juta. Menurutnya, seluruh dana yang diperoleh nanti akan digunakan untuk melunasi utang-utang sebelumnya.

Penerbitan global bond ini akan dilakukan pada semester pertama 2020, dengan tenor paling panjang sampai dengan 10 tahun dan tingkat bunga maksimal 6%. "Tidak dalam waktu dekat, mudah-mudahan first half tahun depan,” katanya.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)