Sinarmas Remajakan 600 Kebun Sawit Petani Swadaya

Melalui kemitraan terintegrasi Sinar Mas Agribusiness and Food sejak 2015 secara bertahap telah mendukung peremajaan perkebunan kelapa sawit petani swadaya.

Langkah ini sejalan dengan program pemerintah untuk meremajakan perkebunan sawit rakyat. Komitmen tersebut diperkuat melalui penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama untuk mendukung program peremajaan kebun kelapa sawit selama 12 bulan ke depan dan selanjutnya.

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Jendral Perkebunan, Ir. Bambang, MM, Direktur Utama BPDP Kelapa Sawit Dono Boestami, Direktur PT Ivo Mas Tunggal Franciscus Costan salah satu entitas anak usaha Sinar Mas Agribusiness and Food, dan Ketua Koperasi Sawit Kandis Sejahtera Alfan Lubis, disaksikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution.

“Kami memberikan pendampingan on-farm dalam bentuk pemberian benih bersertifikat, penggunaan pupuk, praktik agronomi berkelanjutan, dan mencarikan sumber pendanaan, dengan jaminan panen (off-taker),” jelas Franky O. Widjaja Chairman Sinar Mas Agribusiness and Food saat menghadiri penanaman perdana Program Peremajaan Kebun Kelapa Sawit yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo di Desa Panca Tunggal, Kecamatan Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, Jumat (13/10/2017).

Menurut Franky, dalam praktiknya, program kemitraan kerap terkendala aspek legalitas lahan, lahan petani swadaya yang belum bersertifikat, lemahnya organisasi koperasi, kurangnya pemahaman praktik agronomi yang baik, serta sulitnya mendapatkan pendanaan bank. Karena melibatkan lintas pihak, termasuk perbankan, Franky juga mengingatkan bahwa aspek legalitas lahan adalah syarat penentu, padahal bagi para petani swadaya, hal itu justru menjadi kendala utama, seperti misalnya kepemilikan sertifikat.

“Dibutuhkan adanya penyesuaian regulasi, sehingga skema pembiayaan inovatif ini dapat berlangsung optimal, dimana perbankan tak ragu menyediakan dukungan pendanaan dengan suku bunga yang ringan.”jelasnya.

Di tempat yang sama, Gandhi Sulistiyanto, Managing Director Sinar Mas juga menjelaskan bahwa kemitraan terintegrasi diharapkan dapat memperkuat program pemerintah lainnya, yakni memperkuat sekaligus menumbuhkan ekonomi kerakyatan.

Saat ini peremajaan yang dilakukan Sinar Mas Agribusiness and Food telah menjangkau lebih dari 600 petani swadaya dengan keseluruhan perkebunan seluas lebih dari 1.400 hektar di Riau dan Jambi. Perusahaan agribisnis ini telah mengidentifikasi potensi lahan 3 ribu hektare hingga 5 ribu hektare petani swadaya di Sumatra Utara, Jambi dan Riau. Di Indonesia, secara keseluruhan tercatat ada 4,7 juta hektare kebun sawit rakyat, dimana 800.000 hektare diantaranya mendesak untuk diremajakan.

 

Editor : Eva Martha Rahayu

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)