Sinergi Bank BRI dan AirAsia Permudah Pembelian Tiket

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) bekerja sama dengan AirAsia Indonesia terkait penyediaan dan pemanfaatan perbankan payment channel untuk pembayaran tiket pesawat. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) yang dilakukan oleh Direktur Konsumer BRI, Sis Apik Wijayanto dan Presiden Direktur AirAsia Indonesia, Sunu Widyatmoko di Plaza Bapindo, Jakarta, (27/5).

Direktur BRI Sis Apik Wijayanto (kiri) dan Presiden Direktur AirAsia Indonesia Sunu Widyatmoko (kanan) saat melakukan penandatanganan MOU di Jakarta, (27/5). Direktur BRI Sis Apik Wijayanto (kiri) dan Presiden Direktur AirAsia Indonesia Sunu Widyatmoko (kanan) saat melakukan penandatanganan MOU di Jakarta, (27/5).

Melalui MoU ini, BRI memberikan layanan jasa perbankan yang kepada konsumen AirAsia dalam bentuk layanan pembelian tiket melalui jaringan e-channel BRI, pemanfaatan fasilitas Electronic Data Capture (EDC) BRI untuk pembayaran di loket maupun di dalam pesawat, layanan trade finance BRI, pemberian fasilitas pinjaman komersial dan pinjaman BRIguna untuk pekerja, serta pemanfaatan jasa bank lainnya.

Sis Apik mengatakan “Dengan customer based sebanyak 56 juta orang yang tersebar di Indonesia dan negara-negara lain, diharapkan akan mempermudah nasabah BRI dalam bertransaksi penerbangan AirAsia. Hal ini juga memberi peningkatan value custumer di BRI dan AirAsia.”

Selain itu Sunu Widyatmoko mengungkapkan bahwa 70 persen penerbangan AirAsia Indonesia adalah dengan tujuan internasional atau sebanyak 6 juta penumpang per tahun. “Kerjasama ini menjadi langkah yang strategis karena ada potensi yang besar dari perpindahan tenaga kerja antar negara ASEAN, khusus bagi tenaga kerja Indonesia yang tersebar di pelosok-pelosok daerah,” ujar Sunu.

“Potensi yang ingin diraih adalah pemanfaatan payment channel karena masyarakat kita mulai beralih ke cashless community. Saat ini pembayaran tiket AirAsia sebanyak 30 persen dari kartu debit, 30 persen dari kartu kredit, dan sisanya cash. Selain itu kecenderungan penggunaan kartu kredit semakin menurun dan pembayaran non cash dengan debit meningkat yang mana customer BRI punya potensi yang tinggi,” tambah Sunu.

Dengan adanya penandatanganan ini, jasa layanan perbankan yang diberikan kepada AirAsia Indonesia semakin berkembang dan hampir menyeluruh berdasarkan prinsip mutual trust dan mutual benefit.

BRI terus mengembangkan jaringan unit kerja konvensional, e–channel, dan layanan branchless banking. Hingga akhir triwulan-I 2016, BRI telah memiliki 10.612 jaringan kerja konvensional, yang terdiri dari 8.539 jaringan mikro (termasuk Teras BRI dan Teras BRI Keliling), 983 Kantor Kas, 603 KCP, 467 Kantor Cabang, serta 19 Kantor Wilayah yang kesemuanya terhubung real time online.

Sementara itu, peningkatan jumlah jaringan e–channel didominasi oleh pertambahan Electronic Data Capture (EDC) sebesar 56.554 menjadi 187.758 unit, Automatic Teller Machine (ATM) bertambah 2.000 menjadi 22.792 unit serta Cash Deposit Machine (CDM), bertambah 500 menjadi 892 unit. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)