Wahana Interfood Nusantara Resmi Melantai di BEI

Setelah resmi melantai, PT Wahana Interfood Nusantara Tbk targetkan laba Rp 4 miliar di tahun 2019

PT Wahana Interfood Nusantara Tbk yang dikenal sebagai perusahaan produsen cokelat asli Indonesia ini telah resmi mencatatkan saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode emiten COCO dan telah menunjuk UOBKayHian sebagai penjamin pelaksanaan emisi efek.

Reinald Siswanto, Direktur Pengelola PT Wahana Interfood Nusantara, Tbk, menyatakan, dengan tercatatnya perusahaan ini di BEI, besar harapan dapat melakukan pengembangan bisnis yang lebih pesat, dapat dipercaya dan didukung oleh pelanggan, pemasok, lembaga keuangan, investor dan juga masyarakat agar bisa menjadikan perusahaan berkelas dunia.

I Gede Nyoman Yetna, Direktur Penilaian Perusahaan BEI, mengatakan, perusahaan ini merupakan emiten ke-7 yang listing di BEI selama Januari - Maret 2019 dan menjadi perusahaan yang ke-626 yang melantai di BEI.

“Perusahaan keluarga ini telah mencetak pencapaian baru dengan transformasi yang telah dilakukan. Mulai saat ini, perusahaan telah menjadi spoke-line publik dan di arena yang berbeda. Saya harapkan agar perusahaan dapat memperhatikan ekspekstasi investor dengan meningkatkan performa, memberikan kualitas dan menerapkan good corporate governance yang baik,” ujar Nyoman.

Perusahaan menawarkan 168 juta saham dengan harga penawaran Rp 198 per saham dan telah meningkat sebesar 69,7% menjadi Rp 336 per saham di hari perdana perdagangan. Berkaitan dengan hal tersebut, Reinald menargetkan penjualan di tahun 2019 adalah Rp 200 miliar dari Rp 152 miliar di tahun 2018.

“Di tahun 2019 ini, target laba kami adalah Rp 4 miliar dari Rp 3 miliar di tahun 2018. Saat ini capex pun totalnya Rp 33,2 miliar dari dana IPO. Selain itu kami juga akan membeli tanah, membangun pabrik, dan penambahan mesin,” ujarnya.

Perusahaan berencana akan menaikan kapasitas produksi, yang awalnya 6000 ton dengan utilisasi mesin 81% menjadi 10600 ton di tahun 2021. Penggunaaan mesin baru ditargetkan dapat beroperasi secara menyeluruh pada tahun 2021 dengan utilisasi mesin baru sekitar 70%.

Sejak didirkan tahun 2006, perusahaan ini memiliki beragam pelanggan seperti toko kue, pastry, cokelat dan toko kopi waralaba internasional. Saat ini fokus perusahaan adalah hadir di seluruh pelosok Indonesia dan ekspansi ke mancanegara. Sebelumnya, ekspor pun sudah dilayangkan ke China, Pakistan, Jepang, Korea, Spanyol, dan di seluruh Asia Tenggara.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)