Emiten Jasa Kesehatan Siagakan Dana Rp 700 Miliar

RUPS RS Hermina. (Ilustrasi Foto : Istimewa)

PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL), emiten jasa kesahatan, menyiapkan dana sekitar Rp 700- Rp 800 miliar untuk menambah jumlah rumah sakit. Manajemen HEAL menargetkan jumlah rumah sakit yang dikelola perusahaan di tahun 2020 sebanyak 40 unit. Jumlah rumah sakit HEAL pada semester I/2019 sebanyak 33 unit.

Aristo Setiawidjaja, Direktur Keuangan dan Strategi Perusahaan HEAL, menyebutkan perseroan sedang membangun tiga rumah sakit yang ditargetkan akan beroperasi pada kuartal III dan IV-2019. "Sehingga target kita tetap sama, akhir 2020 kita akan menjadi 40 rumah sakit dan memiliki 4 ribu tempat tidur," kata Aristo di sela-sela Paparan Publik di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (19/8/2019).

Aristo mengemukakan pihaknya menjalankan rencana kerja yang tertuang dalam prospektus IPO (initial public offering) untuk menambah fasilitas jumlah tempat tidur rumah sakit sebanyak 400- 600 unit. Ia menjelaskan, penambahan tempat tidur sebanyak 600 unit itu seiring dengan rencana penambahan rumah sakit dan perluasan rumah sakit yang sudah beroperasi. Dana untuk membangun empat rumah sakit di tahun depan itu telah disiapkan perseroan. “Untuk menambah 600 unit tempat tidur itu kami membutuhkan dana sebesar Rp 700 miliar hingga Rp 800 miliar,” sebutnya.

Di tahun ini, perseroan yang mengelola RS Hermina ini telah merampungkan pembangunan satu rumah sakit dan membangun tiga rumah sakit baru. “Sehingga di akhir tahun, kami memiliki sebanyak 40 rumah sakit dengan 40 ribu tempat tidur di akhir tahun 2020,” ungkapnya. HEAL pada Juli 2019 mengakuisisi satu unit rumah sakit di Pekalongan, Jawa Tengah. Oleh HEAL, rumah sakit itu akan ditingkatkan menjadi type C dengan 50 tempat tidur.

Pada semester pertama 2019, HEAL mencatat pendapatan bersih sebesar Rp 1,79 triliun, meningkat 18% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Untuk laba bersih senilai Rp162,6 miliar, tumbuh 63,7% dibandingkan laba bersih di periode yang sama tahun lalu. Sementara laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk meningkat 78% hingga mencapai Rp 124,6 miliar.

Hingga paruh pertama 2019, tingkat hunian tempat tidur pada rumah sakit berada pada 70,6%, kondisi ini menurut perusahaan membaik karena Hermina telah menambahkan 443 tempat tidur di rumah sakit yang sudah beroperasi. Pada semester pertama tahun ini perseoran telah melayani 181.950 kunjugan rawat inap, meningkat 26,7% dari tahun ketahun dan 2,95 juta kunjungan rawat jalan atau meningkat 15,3%.

Hermina juga mengklaim terus tumbuh menjadi organik secara stabil dengan menambah kapasitas tempat tidur pada rumah sakit yang telah berdiri untuk memnuhi permintaan yang meningkat. Saat ini perseroan mengoperasikan 3.851 tempat tidur di 33 rumah sakit yang berlokasi di pulau-pulau besar di Indonesia. Harga saham HEAL pada Senin pekan ini naik 0,61%, atau menjadi Rp 3.320 dari Rp 3.300 di perdagangan sebelumnya.

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)