Agung Podomoro Optimistis Pendapatan Naik 15%

Meski harga properti diprediksi mengalami perlambatan, PT Agung Podomoro Land Tbk. (APLN) tetap optimistis pendapatannya akan tumbuh sebanyak 15% dari pencapaian 2012 yang sebesar Rp 5,8 triliun. Sementara laba bersih diproyeksikan naik 15-20%.

"Beberapa proyek kami akan menyumbang sekitar 30%-40% untuk marketing sales di tahun ini. Selain itu proyek lama kami, Vimala Hills dan Podomoro City juga berkontribusi cukup besar," ujar Wakil Direktur APLN, Indra Wijaya.

Menurut Indra, kenaikan rata-rata harga produk properti di tahun ini tidak akan sebaik pada tahun lalu yang sempat naik hingga 30%-40%. Perlambatan itu disebabkan dari kenaikan harga tanah yang terlalu tinggi.

"Harga tanah tahun lalu sempat naik 100%, hal ini menyebabkan melemahnya daya beli dari masyarakat. Oleh karena itu, kenaikan rata-rata unit produk mungkin hanya sekitar 15%-25%."

Sepanjang tahun 2012, APLN melaporkan kinerja pendapatan perusahaan mencapai Rp 5,8 triliun, naik 38% dibandingkan pendapatan 2011 yang sebesar Rp 4,2 triliun.

Sumbangan terbesar berasal dari Green Bay sebesar Rp 2,17 triliun, diikuti Pocy Extension Rp 1,05 triliun, Parahyangan Residence Rp 719 miliar, Podomoro City sebesar Rp 385 miliar, Vimala Hills Rp 463 miliar.

Proyek lain yang menyumbang pendapatan perusahaan adalah Kuningan City sebesar Rp 93 miliar, The Lavande Rp 76 miliar, Green Permata Rp 70 miliar. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)