BII Targetkan Kredit Korporasi Tumbuh 18%

Pada semester I 2013, PT Bank Internasional Indonesia (BII) mencatat pertumbuhan kredit korporasi perseroan hanya sebesar 2%. Meski begitu, di semester II target yang dipatok mencapai 18%.

Dato BII"Kredit korporasi semester kedua akan lebih bagus lagi. Karena kemarin kami sedikit membenahi portofolio," kata Presiden Direktur BII, Dato' Khairussaleh Ramli, di Jakarta, Rabu, (31/7).

Dia menjelaskan, kredit korporasi BII tumbuh 2% dari Rp 23,3 triliun menjadi Rp23,9 triliun setelah sempat menurun pada kuartal pertama tahun ini. Penurunan tersebut merupakan dampak penyesuaian portofolio dalam upaya mengelola risiko kredit secara proaktif.

"Membetulkan portofolio kami antara lain yaitu yang tidak mau kami kembangkan kami kurangkan misalnya commodity trade finance kami tidak mau lagi dari segi produk, risikonya agak tinggi ," ujar Dato’ Khairussaleh.

Sementara, untuk sektor seperti minyak dan gas, listrik serta manufaktur dianggap cukup baik dan masih akan terus dikembangkan.

Kredit bisnis perbankan (UKM & Komersial) BII sendiri mengalami pertumbuhan paling tinggi yaitu dari Rp 23,5 triliun menjadi Rp 30,2 triliun atau tumbuh 29%. Sedangkan, untuk kredit retail meningkat 16% dari Rp 26,7 triliun menjadi Rp 31,1 triliun.

Selama semester I (satu), BII menyalurkan kredit sebesar Rp 85,1 triliun, atau tumbuh 16% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 73,5 triliun Namun, BII juga merevisi target pertumbuhan kredit 2013 menjadi 18-20%, dari target sebelumnya sebesar 22% dengan pertimbangan kenaikan suku bunga acuan serta ancaman inflasi yang tinggi akibat kenaikan harga BBM bersubsidi. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)