Citibank Bukukan Laba Bersih Rp 2,4 Triliun

CEO Citibank Indonesia, Batara Sianturi bersama jajaran direksi memaparkan kinerja Citibank

Citibank Indonesia menutup Triwulan III/ 2019 dengan laba bersih year-to-date sebesar Rp 2,4 triliun, meningkat 70% dibanding periode yang sama tahun lalu.

Batara Sianturi, CEO Citibank Indonesia, mengatakan ada tiga faktor pendorong kenaikan laba bersih ini, pertama adalah kenaikan di non-interest income. Kedua, adanya kenaikan juga di net-interest revenue. Ketiga, penurunan cost of credit untuk portofolio kredit Citibank. “Jadi dari pendapatan non-bunga, kenaikan pendapatan bunga bersih dan rendahnya cadangan kerugian penurunan kredit, tiga itulah pendorongnya,” jelasnya.

Pertumbuhan laba bersih berkontribusi terhadap peningkatan rasio return on Equity (ROE) menjadi 19,14% meningkat dari 11,55% triwulan ketiga 2018 dan Return on Asset (ROA) meningkat menjadi 4,82% tumbuh dari 3,02% pada periode yan gsama tahun lalu.

Selain membukukan pertumbuhan profitabilitas, Citibank juga mengaku terus mempertahankan modal yang kuat dan kualitas aset yang baik, dengan rasio kewajiban penyediaan modal minimum (KPMM) sebesar 25,51% dan NPL Gros dan Net masing-masing sebesar 2,53% dan 0,5%.

Net-interest income untuk 9 bulan pertama itu naiknya sekitar 8%. Kemudian NIM menjadi 5,92% atau naik dari 5,78%. sementara itu untuk kredit, menurut Batara terjadi penurunan sebesar 7,8% YoY dan ini penyebabnya adalah penurunan sektor perantara keuangan (misalnya koperasi), pertambangan dan komunikasi, tetapi Citibank berusaha mengompensasi dengan kontribusi dari sektor perdagangan dan pengolahan. “Jika dilihat secara industri, data dari BI juga mengatakan kredit perbankan ada pelambatan,” ungkap Batara.

Di lini kartu kredit, Citibank berkolaborasi dengan Traveloka dalam memperkenalkan program konversi Citi Reward Points-Traveloka Points. Melalui program ini, nasabah kartu kredit Citi, yang juga merupakan pengguna traveloka, dapat menukarkan Citi rewards points yang mereka miliki menjadi traveloka points secara real-time.

Kemudian untuk institutional banking, Citibank mencatatkan peningkatan di bisnis Global Subsidiaries Group di segmen Multi-National Corporations (MNCs) melalui inisiatif Asia-to-Asia dengan koridor-koridor utama seperti China-Indonesia, Taiwan-Indonesia, Korea-Indonesia dan Jepang-Indonesia.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)