Citibank Indonesia Catat Laba Bersih Rp 835 Miliar di Semester I-2018

(ki-ka) Country Head of Corporate Affairs Citi Indonesia Elvera N. Makki, CFO Citi Indonesia Warren Huang, CEO Citi Indonesia Batara Sianturi dan Country Controller Citi Indonesia Pranadi Wangsa pada sesi paparan kinerja keuangan Citibank N.A., Indonesia periode semester 1 – 2018, di Jakarta (13/8).

Citibank N.A Indonesia membukukan laba bersih sebesar Rp835 miliar di semester I-2018, atau turun 38,3% dari periode yang sama tahun lalu yang mencapai Rp 1,3 triliun. Menurut CEO Citibank Indonesia Batara Sianturi penurunan laba bersih disebabkan oleh reversal cadangan kerugian kredit pada tahun lalu.

Sementara portofolio kredit Citibank N.A Indonesia meningkat 19% year-on-year menjadi Rp 47,5 triliun, didorong oleh pertumbuhan pada lini bisnis Institutional Banking. Pertumbuhan kredit ini ditunjang oleh momentum pertumbuhan yang kuat di DPK sebesar 15% yang memungkinkan bank untuk mempertahankan rasio lending-to-funding (RIM) yang solid yaitu sebesar 77,7%, tidak terpaut jauh dari periode yang sama tahun lalu (77,6%).

Selain mencatatkan pertumbuhan aset yang tinggi, tingkat permodalan serta kualitas aset bank tetap terjaga, dengan rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) sebesar 24,05% dan rasio Non Performing Loan sebesar 2,34%, sedangkan pada semester yang sama tahun lalu NPL Citibank Indonesia berada di angka 2,26%.

Batara Sianturi mengatakan, “Citibank berkomitmen untuk terus mendukung pertumbuhan perekonomian Indonesia sebagaimana ditunjukkan dengan pertumbuhan kredit year-on-year yang mencapai double digit. Citibank memiliki neraca yang kokoh dengan tingkat permodalan yang sangat memadai dan likuid.”

Untuk pendapatan bunga bersih turun 6,2% menjadi Rp 2,09 triliun, yang disebabkan beban bunga yang meningkat sebesar 11,25% menjadi Rp 593,2 miliar pada semester I-2018. Sementara net interest margin (NIM) Citibank turun dari 6,69% menjadi 5,87% pada semeter I-2018.

Di lini bisnis Institutional Banking, Citi Treasury and Trade Solutions  mencatat pertumbuhan yang kuat. TTS menyediakan layanan perlindungan penipuan guna mencegah penggunaan Commercial/Corporate Card secara tidak sah pada saat melakukan transaksi secara online.

Sementara itu di ranah Digital Banking, lebih dari 55% dari total nasabah kami telah mendaftar ke Internet Banking (Citibank Online) dan Mobile Banking. Khususnya untuk Mobile Banking, pengguna Citi Mobile telah meningkat secara signifikan sebesar 70 % year-on-year hingga Juni 2018. Penetrasi e-statement Citibank Indonesia juga tinggi, mencapai hampir 83%.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)