Danamon Bukukan Laba Bersih Rp 2,7 triliun di Tahun 2016

PT Bank Danamon Indonesia, Tbk. (Danamon) mengumumkan laporan keuangan tahun 2016. Pada 2015, Danamon meletakkan fondasi untuk melaksanakan transformasi Danamon dan Adira Finance. Hal ini telah menunjukkan hasil positif, baik dalam hal produktivitas maupun kinerja keuangan. Danamon membukukan laba bersih sebelum pajak (NPBT) sebesar Rp4,5 triliun di tahun 2016, atau tumbuh 39% dari tahun sebelumnya.

Presiden Direktur Danamon, Sng Seow Wah, mengatakan, pencapaian ini didorong oleh pertumbuhan pada pendapatan non bunga, disiplin pengelolaan pengeluaran operasional, dan penurunan biaya kredit."Laba bersih Danamon sebesar Rp 2,7 triliun atau tumbuh 12 persen dibandingkan 2015 yang sebesar Rp 2,4 triliun," ujarnya.

"Di tengah tren pertumbuhan positif oleh hampir seluruh bisnis Danamon, kinerja perbankan mikro tetap tertekan. Tanpa memperhitungkan perbankan mikro, NPBT Danamon akan naik ke Rp5,2 triliun. Kata Wah, Manajemen Danamon sedang menerapkan strategi untuk memulihkan bisnis mikro, termasuk rasionalisasi jaringan, fokus pada collection dan peningkatan efisiensi.

Rasio biaya terhadap pendapatan (cost to income ratio) tercatat membaik, yaitu sebesar 48,8% di tahun 2016 dibandingkan 52,0% di tahun sebelumnya. Adapun Biaya operasional turun 4% menjadi Rp8,6 triliun. Sementara Kredit tercatat pada Rp4,4 triliun atau membaik 12% dibandingkan tahun sebelumnya. Laba bersih setelah pajak (NPAT) Danamon tumbuh 12% menjadi Rp2,7 triliun.

 

Editor : Eva Martha Rahayu

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)