Daya Beli Semen Naik, Laba Holcim Terdongkrak

Perusahaan semen PT Holcim Indonesia Tbk mengumumkan kinerja keuangan yang tidak kusam selama tahun 2012. Di sisi laba, perusahaan berhasil mencetak kenaikan sebanyak 27 persen menjadi Rp 1,3 triliun. Salah satu yang mendorong hal itu adalah peningkatan daya beli di pasar domestik.

Jajaran Direksi PT Holcim Indonesia Tbk

“Saya senang karena kami mampu meningkatkan nilai bagi pemegang saham di tahun 2012. Bukan hanya meraih peningkatan laba sebanyak 27 persen menjadi Rp 1,3 triliun, tetapi juga mampu membayar dividen final sebesar Rp 80 per lembar saham, yang berarti peningkatan sebesar 45 persen dari tahun lalu,” terang Eamon Ginley, Presiden Direktur PT Holcim Indonesia Tbk, di Jakarta, Selasa (2/4/2013).

Berdasarkan catatan Holcim Indonesia, kondisi pasar domestik Indonesia terbilang baik. Kelas menengah dan para pemilik rumah cukup prospektif bagi industri semen. Kenaikan permintaan akan semen juga datang dari pembangunan di sektor infrastruktur dan komersial yang meningkat. Sehingga, tidak aneh bila dalam dua tahun terakhir, kebutuhan semen di Tanah Air meningkat dua kali lipat.

Dengan kondisi itu, Holcim pun mendapatkan kenaikan penjualan sebanyak 20 persen menjadi Rp 9 triliun pada tahun lalu. “Laba atau keuntungan mencapai peningkatan 27 persen, atau menjadi Rp 1,3 triliun,” tambah Jannus O Hutapea, Sekretaris Perusahaan Holcim Indonesia.

Dan demi memenuhi kebutuhan akan semen yang terus meningkat, perusahaan pun menambah kapasitas produksinya. Tahun ini, pabrik baru di Tuban akan beroperasi. Holcim Indonesia menyatakan, pabrik baru yang disebut Tuban 1 itu akan menambah kapasitas produksi sebesar 1,7 juta ton per tahun. “Tuban 1 akan beroperasi akhir Juni tahun ini,” terang Eamon.

Bahkan, pada Februari lalu, perusahaan telah mengumumkan dimulainya pembangunan Tuban 2 dengan kapasitas produksi yang sama seperti Tuban 1. Dengan demikian, total kapasitas produksi pabrik Tuban akan menjadi 3,4 juta ton per tahun pada awal 2015. Investasi yang digelontorkan perusahaan untuk Tuban 2 ada lebih dari US$ 300 juta, sehingga total investasi untuk keseluruhan pabrik Tuban tercatat lebih dari US$ 800 juta.

Dalam kurun waktu empat tahun, Holcim Indonesia akan meningkatkan kapasitas produksi sekitar 40 persen, menjadi 12,5 juta ton per tahun, dari pabrik yang sudah ada dan yang sedang dibangun. “Holcim melakukan penambahan kapasitas produksi sekitar 40 persen pada periode 2012-2015,” tutur Jannus. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)