Elnusa Targetkan Lonjakan Laba 389%

Perusahaan penyedia jasa migas, PT Elnusa Tbk., menghitung laba bersih akhir tahunnya akan mencapai Rp 123,6 miliar, atau melonjak 389% jika dibandingkan akhir 2011 yang justru merugi Rp 42,775 miliar.

Lonjakan laba tersebut didongkrak adanya peningkatan pendapatan operasional sekitar 6,5% menjadi Rp 5,021 triliun, dari tahun lalu sebesar Rp 4,716 triliun. Elnusa juga memperkirakan laba operasional naik signifikan 1310%, dari rugi Rp 22,098 miliar menjadi Rp 267,478 miliar.

Perseroan memprediksi beban operasional turun 17,8% menjadi Rp 252,629 miliar, dari tahun lalu sebesar Rp307,424 miliar. “Menguatnya kinerja perseroan tidak lepas dari industri migas yang tetap tumbuh dengan pertumbuhan tertinggi pada produksi gas,” tulis paparan kinerja Elnusa kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Jumat (14/12).

“Selain itu, potensi bisnis energi baru dan terbarukan masih sangat menjanjikan dari segi potensi dan pertumbuhan ke depannya. Artinya, setelah tahapan turn around, Elnusa siap melangkah untuk pertumbuhan yang lebih solid, dengan bisnis oilfield services sebagai growth driver ke depan,” tambah pernyataan tersebut.

Market share Elnusa yang masih kecil dibandingkan spending migas di Indonesia, yakni US$ 5 milyar, membuat perseroan masih memiliki ruang untuk bertumbuh masih sangat besar.

Sebagai catatan, pada kuartal ketiga 2012, Elnusa mencatat pertumbuhan laba 68% menjadi Rp 80 miliar, dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 48 miliar. Pertumbuhan laba salah satunya ditopang oleh menurunnya beban usaha perseroan sekitar 11%. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)