JSI Bukukan Laba Bersih Tertinggi Rp 141,7 Miliar

Dalam paparan publik Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk. (JSI) mengumumkan pembukuan laba bersihnya hingga Rp 141,7 miliar atau meningkat 32 persen. Diumukan pula laba kotor perseroan tumbuh 8 persen dan pendapatan perseroan tumbuh 3 persen. Tahun ini JSI juga membagikan deviden Rp 23,2 miliar.

Dikenal sebagai investor dan pengembang propoerti, tahun 2011 JSI raih laba bruto perseroan Rp 750,3 miliar. Jumlah ini naik 8 persen dibandingkan tahun sebelumnya yaitu Rp 697,6 miliar. Marjin laba bruto JSI pun mengalami peningkatan menjadi 70 persen. Tahun 2010, marjin laba bruto JSI adalah 67 persen.

Meski tak terlalu signifikan, EBITDA JSI pun mengalami peningkatan. Pada tahun 2011 EBITDA meningkat tak lebih dari 1 persen yaitu dari Rp 362,9 miliar menjadi Rp 365,7 miliar. Laba usaha JSI juga mengalami peningkatan sebesar 3 persen. Tahun 2010 lalu JSI membukukan laba usaha Rp 260,2 miliar, sedangkan tahun ini Rp 267,2 miliar. Angka ini membawa JSI masuk dalam kelompok 10 besar dari sekitar 38 perusahaan properti sejenis yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Peningkatan signifikan juga dialami JSI untuk laba bersih yaitu 32 persen. Tahun lalu JSI membukukan laba bersih Rp 107,1 miliar, dan Rp 141,7 miliar di tahun ini. Sejak tahun 2003, angka tersebut merupakan perolehan laba bersih tertinggi yang berhasil diraih JSI. Peningkatan laba bersih dikarenakan adanya peningkatan kinerja operasional dan turunnya beban lain-lain sebesar Rp 24,5 miliar.

Hasil rapat juga memutuskan untuk membagikan deviden Rp 23,2 miliar atau Rp 10 per lembar saham. Dividen tersebut akan mulai dibagikan pada 2 Juli 2012.

"Tiga tahun berturut-turut kita selalu bagi deviden. Jarang lho industri properti di Indonesia yang bisa begini," ujar Jefri Darmadi, CEO JSI kepada reporter SWA Online.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)