Jurus Diamond Citra Propertindo Dongkrak Laba Bersih hingga Naik 109,77 %

Apple 3, Lebak Bulus salah satu proyek PT Diamond Citra Propertindo

Tahun 2020, permintaan terhadap produk properti mengalami penurunan yang sangat dratis sebagai akibat pandemi Covid-19. Hal ini juga dialami PT Diamond Citra Propertindo. Berdasarkan laporan keuangan pada tahun 2020 perusahaan berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp 92,79 miliar di akhir tahun 2020. Bila dibanding tahun sebelumnya mengalami penurunan sekitar 17,51% secara tahunan (yoy), mengingat tahun lalu PT berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp 112,48 miliar.

Diakui Adam Bilfaqih, Presiden Direktur PT Diamond Citra Propertindo, pandemi covid-19 telah berdampak pada perlambatan berbagai aktivitas bisnis dan penjualan, khususnya terjadi pada awal-awal diberlakukannya pembatasan sosial berskala besar di sejumlah kota besar di Indonesia.

Ia menambahkan berdasarkan laporan keuangan pada tahun 2020 perusahaan berhasil mencatat pencapaian laba bersih  hingga 109,77 persen dari tahun 2019. Di tengah tekanan dan penurunan pasar properti akibat pandemi Covid-19, PT Diamond Citra Propertindo cukup berhasil dalam menjaga dan mempertahankan kinerja usaha sepanjang tahun lalu.

Menurut Adam kontribusi pendapatan Diamond Citra Propertindo paling besar berasal dari penjualan unit Apartemen Dave yang mencapai Rp 48,23 miliar dan Apple1 Condovilla sebesar Rp 48,44 miliar.

Meskipun pendapatan yang turun, Diamond Citra Propertindo terlihat berhasil menekan beban pokok pendapatan hingga 43,3% yoy dari Rp 88,51 miliar menjadi Rp 50,18 miliar di tahun lalu. Hal ini berdampak terhadap laba bruto emiten properti ini naik dari Rp 24 miliar menjadi Rp 42,62 miliar. 

Sehingga, meski beban usaha naik 37,94% dari Rp 14,05 miliar menjadi Rp 23,24 miliar, laba bersih Diamond Citra Propertindo tidak mengalami tekanan. Adapun laba bersih yang dikantonginya mencapai Rp 11,16 miliar di akhir tahun lalu, Jumlah itu, melonjak 109,77% dibandingkan laba bersih tahun 2019 yang hanya Rp 5,32 miliar. 

Dari sisi liabilitas Diamond Citra Propertindo tercatat sebesar Rp 249,32 miliar. Didominasi oleh liabilitas jangka pendek sebesar Rp 205,32 miliar. Sedangkan ekuitasnya sebesar Rp 337,84 miliar. Pada akhir periode, Diamond Citra Propertindo memiliki kas dan setara kas sebesar Rp 22,61 miliar.

Dari sisi aset, Adam menjelaskan,  hingga saat ini perseroan memiliki nilai aset sebesar Rp 587,16 miliar di 2020 mengalami kenaikan 139% dari tahun 2019  yaitu 245,28 miliar dengan didominasi oleh aset lancar sebesar Rp 322,65 miliar.

Dave Apartment adalah apartment highrise yang memiliki 25 lantai dengan total unit hampir 900. Apartment yang sudah beroperasional ini menyumbang keuntungan terbesar bersama Apple1 Condovilla, yang merupakan apartemen low-rise 4 lantai berlokasi di TB Simatupang, yang di tahun 2021 ini akan serah terima.

Sepanjang tahun 2020, Perseroan mengembangkan proyek-proyek strategis mencakup proyek residensial, seperti peluncuran  Apple3 Condovilla yang berlokasi di kawasan Lebak Bulus Cilandak. “Kami senantiasa melakukan inovasi serta promosi iklan dan strategi pemasaran digital untuk memberikan stimulus tambahan agar dapat menumbuhkan kembali daya beli masyarakat,” kata Adam.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)