Kalbe Farma Bagikan Dividen Rp 1,03 Triliun

PT Kalbe Farma Tbk (KBLF) membagikan dividen tunai sebesar Rp1,03 triliun.  Keputusan tersebut diambil atas persetujuan dari hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan di Jakarta (5/6/2017).  Presiden Direktur Kalbe Farma, Vidjongtius, mengatakan, pembagian dividen sebesar Rp22 per sahamnya yang setara dengan rasio pembagian dividen sekitar 44,8% atas laba bersih tahun 2016. "Kami akan membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun. Ini merupakan perwujudan komitmen kami untuk memberikan imbal hasil yang optimal bagi pemegang saham," ujarnya saat public expose di Jakarta.

Ia menjelaskan, untuk mendukung rencana pengembangan usaha, tahun ini perseoran menganggarkan dana belanja modal sebesar Rp 1,2 triliun untuk meningkatkan kapasitas pada berbagai segmen. Secara kinerja di tahun 2016, KLBF mencatat penjualan sebesar Rp 19,37 triliun atau naik dari Rp Rp 17,88 triliun di tahun 2015. Sementara laba bersih KLBF pada 2016 tercatat sebesar Rp 2,29 triliun. Angka tersebut mengalami peningkatan 14,74% atau meningkat dari Rp 2,004 triliun pada tahun 2015.

Walaupun dihadapkan pada kondisi perekonomian cukup menantang, pihaknya tetap optimis akan potensi pertumbuhan di masa mendatang dengan melakukan beberapa upaya, antara lain dengan penambahan pabrik. Selain itu, tahun pihaknya juga melakukan berbagai inovasi dengan meluncurkan sekitar 10 produk terbarunya dari mulai obat generik, nutrisi serta consumer produk.

Tahun ini, ia menargetkan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih berkisar 8%-10%. "Potensi masih besar, pasar Indonesia juga positif, sehingga peluang masih besar," ungkapnya.

Dalam RUPST perseroan juga mengangkat Vidjongtius yang sebelumnya merupakan Direktur Keuangan menjadi Presiden Direktur Kalbe Farma menggantikan Bernadette Ruth Irawati Setiady. Bernadette saat ini menjabat sebagai Presiden Komisaris menggantikan Johannes Setijono. Kemudian mengangkat, Sie Djohan sebagai Direktur dan Bernadus Karmin Winata sebagai Direktur Independen.

Berikut susunan dewan komisaris perseroan setelah RUST:

Presiden Komisaris: Bernadette Ruth Irawati Setiady
Komisaris: Santoso Oen
Komisaris: Ferdinand Aryanto
Komisaris: Ronny Hadiana
Komisaris Independen: Farid Anfasa Moeloek
Komisaris Independen: Lucky Surjadi Slamet
Komisaris Independen Johanes Berchman Apik Ibrahim

Dewan Direksi:
Presiden Direktur: Vidjongtius
Direktur: Ongkie Tedjasurja
Direktur: Bujung Nugroho
Direktur: Djonny Hartono Tjahyadi
Direktur: Sie Djohan
Direktur Independen: Bernadus Karmin Winata

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)