Kampanye Pariwisata Indonesia Dongkrak Laba Destinasi Rp21,8 Miliar

PT Destinasi Tirta Nusantara Tbk atau Destinasi mencatatkan kinerja keuangan yang positif pada kuartal III 2017. Pendapatan naik 13,3% menjadi  Rp 398 miliar dibandingkan Rp 351,4 miliar pada periode yang sama tahun 2016. Sementara itu,  laba bersih sebesar Rp 21,8 miliar, atau naik 32,2% dibandingkan periode yang sama tahun 2016.

Renato Domini, CEO Panorama Destination, mengatakan, pertumbuhan ini merupakan hasil kinerja seluruh tim internal dan didukung dengan dorongan pasar dari pemerintah dengan pembangunan sektor pariwisata dan promosi pariwisata Indonesia yang dilakukan secara global."Ini merupakan momentum yang baik dan membuat kami semakin semangat untuk terus mempromosikan Indonesia sebagai destinasi kepada market internasional," ujarnya.

Dengan pertumbuhan penjualan, keuntungan, dan profitabilitas, tahun ini Destinasi berhasil masuk pada daftar bergengsi "50 Best of The Best Companies 2017" yang diadakan setiap tahun oleh majalah Forbes Indonesia.

Hingga September 2017, Destinasi telah berhasil menangani hampir 125.000 wisatawan mancanegara atau tumbuh 13% dibanding periode yang sama tahun 2016. Merespons pertumbuhan pasar, Destinasi meningkatkan kapasitas operasional melalui penambahan armada transportasi darat ukuran kecil dan medium. Penyesuaian armada dilaksananakan untuk meningkatkan efisiensi biaya transportasi, menjawab permintaan wisatawan mancanegara yang kini datang dalam grup-grup yang lebih eksklusif dan lebih kecil.

Kedatangan wisatawan mancanegara kini juga lebih bervariasi, tidak melulu dari Eropa,  namun dari negara-negara Asia kini meningkat. India menjadi salah satu pasar pariwisata Indonesia yang mengua. Data Semester I 2017 menunjukkan terdapat 233.738 kunjungan wisatawan asal India ke Indonesia, bertumbuh 25,05 % dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Hal ini juga didukung dengan dibukanya rute baru India – Indonesia oleh beberapa maskapai penerbangan selama satu tahun belakangan. Kebanyakan dari wisatawan India menjadikan Bali sebagai tujuan utama, karena kesamaan latar belakang kultur dan religi.

Destinasi pariwisata lainnya di Indonesia juga mengalami pertumbuhan. Dengan promosi gencar dari pemerintah Indonesia untuk membuka destinasi, kunjungan wisatawan ke destinasi wisata di timur Indonesia juga mengalami peningkatan. Potensi dan minat pasar dilihat bertumbuh cukup besar untuk Pulo Cinta di Gorontalo dan Labuan Bajo di Flores.

"Kami juga terus berusaha untuk memberikan pengalaman yang terbaik dan kepuasan bagi para wisatawan mancanegara dengan terus mengembangkan produk dan layanannya, dan dengan tim internal yang kuat dan berpengalaman di bidangnya," ucapnya.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.Swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)