Sektor Rekreasi Mendominasi 66% Pendapatan Pembangunan Jaya Ancol

PT Pembangunan Jaya Ancol, Tbk (SPA) memaparkan strategi usaha serta produk-produk andalannya dalam upaya untuk menjadi pengelola kawasan wisata terpadu dengan jaringan terbesar dan terbaik di Asia Tenggara. Saat ini SPA mengelola Ancol Taman Impian, sebuah kawasan wisata terpadu seluar 552 hektar dengan lokasi yang dekat dengan pantai di Jakarta, dan didukung kemudahan akses melalui jalan tol, sarana transportasi Transjakarta dan kereta api.

DSC_0141

“Rekreasi tentunya tetap menjadi tulang punggung bagi perusahaan kami. Namun jika mengingat visi dan misi perusahaan yang bertujuan untuk menjadi pengelola kawasan wisata terpadu dengan jaringan terbesar dan terbaik di Asia Tenggara, maka kami berencana untuk mengembangkan jaringan rekreasi ke luar kita dan juga menggarap beberapa sektor bisnis lainnya seperti properti," ujar Gatot Setyowaluyo, Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol, Tbk

Unit bisnis rekreasi merupakan tulang punggung dari bisnis Perusahaan. Adapun produk unggulan dari bisnis rekreasi perusahaan adalah Dunia Fantasi, Atlantis Water Adventure, Ocean Dream Samudra, Ocean Ecopark, dan gedung serbaguna Ecovention Building.

Kinerja finansial tahun 2013 sektor rekreasi mendominasi 66 % dari pendapatan perseroan, dengan EBITDA sektor rekreasi tahun 2013 Rp 322,980 miliar atau 76% dari EBITDA total perusahaan tahun 2013 yang sebesar Rp 424,933 miliar.

Besarnya hasil yang didapatkan dari sektor rekreasi tersebut juga didukung oleh peningkatan jumlah pengunjung dari 15.848.956 pada tahun 2013 menjadi 15.948.839 pada tahun 2014 ini. Hal itu sekaligus menjadikan pendapatan dari penjualan tiket pintu gerbang dan wahana wisata menjadi penggerak utama bagi peningkatan pendapatan pada sektor rekreasi.

Gatot menyatakan bahwa PJA memiliki rencana strategis pengembangan bisnis rekreasi untuk tahun 2014-2020 yang berfokus pada pengembangan Indoor Dunia Fantasi pada lokasi ex. Rama-Shinta, dimana proyek yang sudah terealisasi yaitu wahana Ice Age dan yang akan datang adalah Hello Kitty, Flume Ride 3D Immersion Tunnel, Heger Tower, dan Kids Play Strucutre.

Selain Indoor Dunia Fantasi, Perusahaan juga tengah membangun New Hotel Putri Duyung Ancol, hotel bintang 4 yang akan dibangun dengan 257 kamar dan berlokasi di pinggir laut, serta dikelola oleh Marriott ini rencananya akan selesai pada 2016.

Adapun proyek rekreasi lain yang akan dikerjakan Perusahaan adalah Dufan Ocean yang terdiri atas thematic apartment complex, condotel and hotel complex, style mall center, water ride attractions, water front convention hall, serta Dufan Ocean Themed Park, yang terinspirasi dari Disney Sea Tokyo Jepang.

Selain segmen rekreasi, Perusahaan juga akan menggenjot peningkatan pendapatan di bidang usaha properti. Untuk periode 2014-2020, Perusahaan akan mengembangkan sejumlah proyek yaitu Apartemen Northland, Jaya Ancol Seafront, Ocean Breeze, dan Coasta Villa.

Apartemen Northland Ancol yang berdiri di atas lahan seluas 5.536 m2 di kawasan Ancol Selatan memiliki 36 lantai dan terdiri 784 unit apartemen. CoastaVilla yang berlokasi di kawasan Pantai Carnaval Ancol Timur akan terdiri 150 unit dan 40 unit. Sedangkan Jaya Ancol Seafront yang berlokasi di Ancol Barat, pembangunan konstruksinya dimulai 2013 dan diharapkan bisa serah terima kepada pembeli pada 2015. Ocean Breeze yang rencananya mulai dibangun pada 2015 adalah mixed-use building yang terdiri dari apartemen, kondotel, kantor, dan kios.

Diharapkan melalui upaya-upaya pengembangan bisnis tersebut dapat meningkatkan pendapatan Perusahaan dengan tumbuh sampai dengan 17% per tahun dengan pertumbuhan laba bersih 27%, sehingga pada 2020 diharapkan pendapatan Perusahaan mencapai Rp 3,7 T dengan laba bersih Rp 1 triliun. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)