Laba Antam Jeblok Hingga 53,49%

Selama semester I-2012, volume penjualan emas PT Aneka Tambang Tbk. (Antam) mencapai 3.632 kg atau naik 1% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sayangnya, kenaikan volume penjualan emas tak mampu mengerek kinerja keuangan perseroan yang mencatat penurunan laba hingga 53,49%.

Laba Antam per semester I 2012 sebesar Rp 475,977 miliar, anjlok 53,49% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya Rp 1,023 triliun.

Direktur Utama Antam, Alwinsyah Lubis, dalam keterbukaan informasi yang dilaporkan ke Bursa Efek Indonesia, Jumat (31/8), menjelaskan, kondisi ini disebabkan beban pokok penjualan naik 11,86% menjadi Rp 3,620 triliun. Meningkatnya beban pokok penjualan, berdampak pada penurunan drastis laba kotor sebesar 47,22% dari Rp 1,651 triliun, menjadi Rp 871,682 miliar pada semester pertama tahun ini.

Selain itu, Antam mencatatkan beban usaha semester pertama tahun ini sebesar Rp 469,478 miliar, naik 24,59% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang hanya Rp 376,810 miliar. Kenaikan beban usaha ini membuat laba usaha turun signifikan sebesar 68,44% menjadi Rp 402,203 miliar.

Emas merupakan kontribusi terbesar penjualan dengan kontribusi sebesar 41% atau Rp 1,8 triliun, disusul bijih besi dengan kontribusi Rp 1,3 triliun atau 27% dari total penjualan Antam selama semester I 2012. Nilai penjualan feronikel sebesar Rp 1,2 triliun pada semester I 2012.

Produksi emas Antam selama kuartal II-2012 meningkat 6% menjadi 691 kilogram. Produksi bijih nikel Antam juga naik 3% menjadi 4.041.119 ton metrik basah (wmt), yang terdiri dari 2.752.791 mwt bijih nikel kadar tinggi dan 1.288.328 wmt bijih nikel kadar rendah. Volume produksi feronikel pada semester I-2012 sebesar 8.009 ton nikel dalam feronikel (TNi), atau turun 19%. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)